Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Blitar, Yasin Hermanto.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Blitar, Yasin Hermanto.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Komposisi Fraksi DPRD Kota Blitar periode 2019-2024 mendatang dipastikan telah terbentuk. Rencananya, fraksi yang telah terbentuk akan segera ditetapkan dalam sidang Paripurna yang akan digelar awal pekan depan.

“Saat ini proses pembentukan fraksi telah memasuki tahap akhir dimana seluruh parpol yang memiliki wakil di parlemen sudah memasukkan daftar anggota. Rencananya, fraksi DPRD Kota Blitar periode 2019-2024 akan diparipurnakan pada Senin (9/9/2019) mendatang,” ungkap Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Blitar, Yasin Hermanto, Rabu (4/9/2019).

Dikatakannya, tugas dari pimpinan sementara DPRD Kota Blitar terbatas pada memimpin rapat, memfasilitasi pembentukan fraksi dan memfasilitasi pembentukan tatib. Tatib tersebut sebagai dasar pembentukan pansus DPRD Kota Blitar.

“Pansus itu dasarnya dari mana?, asalnya dari anggota fraksi yang sudah terbentuk. Nanti setelah pansus berjalan kurang lebih selama satu minggu, akan kita konsultasikan kepada gubernur,” paparnya.

Sementara itu Ketua Sementara DPRD Kota Blitar, dr Syahrul Alim menjelaskan jumlah fraksi di DPRD Kota Blitar periode 2019-2024 tetap empat fraksi dari total jumlah 25 anggota dewan. Namun, komposisi fraksi sedikit berbeda dengan periode sebelumnya.

Dari empat fraksi periode ini, tiga fraksi berdiri sendiri dan satu fraksi gabungan. Fraksi yang berdiri sendiri, yaitu, Fraksi PDIP, Fraksi PKB diikuti Partai Hanura, dan Fraksi PPP. Sedangkan fraksi gabungan terdiri atas Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Gerindra, dan PKS.

"Kalau periode sebelumnya ada dua fraksi berdiri sendiri dan dua fraksi gabungan," ujar politikus PDIP itu.

Fraksi yang berdiri sendiri pada periode sebelumnya, yaitu, Fraksi PDIP dan Fraksi PKB yang diikuti Hanura dan Nasdem.

Sedangkan fraksi gabungannya, yakni Fraksi Gabungan Indonesia Adil Sejahtera (Partai Gerindra dan PKS) dan Fraksi Gabungan Persatuan Pembangunan Karya Demokrat (PPP, Golkar, dan Demokrat).

Untuk komposisi pimpinan DPRD Kota Blitar periode ini diisi dari PDIP, PKB, dan PPP. 
Sesuai hasil Pileg, PDIP mendapat jatah kursi ketua dewan. Sementara PKB dan PPP, masing-masing mendapat jatah kursi wakil ketua dewan.

Pada periode sebelumnya, unsur pimpinan dewan diisi dari PDIP, PKB, dan Partai Gerindra.

Pada periode ini, Partai Gerindra tidak mendapat jatah posisi pimpinan karena jumlah kursinya di Pileg 2019 berkurang dari tiga kursi menjadi dua kursi.

"Pimpinan definitif DPRD menunggu surat dari parpol pengusung, yang mengusulkan pimpinan definitif adalah parpol sesuai rekomendasi DPP partai masing-masing,” sambung Yasin. 

Pimpinan sementara menargetkan seluruh alat kelengkapan DPRD dan pimpinan definitif akan selesai maksimal akhir bulan September ini. “Insyaalah September ini seluruh alat kelengkapan sudah beres,” pungkasnya.(*)