Kapolres bersama Dandim 0824 Jember saat mengukuhkan Satgas Antijudi Pilkades di halaman Mapolres Jember (foto: Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)

Kapolres bersama Dandim 0824 Jember saat mengukuhkan Satgas Antijudi Pilkades di halaman Mapolres Jember (foto: Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)



Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan dimulai pada 5 September mendatang, terus disiapkan, tidak hanya dari sisi logistik, tapi segala sesuatu yang berdampak dari Pilkades terus disiapkan, salah satunya antisipasi adanya perjudian pada pesta demokrasi tersebut.

Dengan melibatkan sukarelawan dari unsur masyarakat sipil, Selasa (3/9/2019) Polres dan Kodim 0824 Jember mengukuhkan Satgas Antijudi Pilkades di halaman Mapolres Jember, unsur masyarakat yang dilibatkan mulai dari tukang becak, penjual bakso, Ojol dan juga unsur lainnya.

“Hari ini kami bersama dengan Kodim membentuk Satgas Antijudi dengan melibatkan masyarakat dari berbagai lapisan profesi, dilibatkannya masyarakat ini, karena mereka mudah berinteraksi dengan masyarakat lain, karena saya yakin semua masyarakat sepakat tidak ada judi di Pilkades,” ujar Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH. SIK dengan didampingi Dandim Jember Letkol. Inf. La Ode Nurdin M. S.Sos.

Kapolres juga menambahkan, perekrutan relawan yang menjadi Satgas Antijudi jumlahnya sesuai dengan kebutuhan, tergantung dari jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) di desa tersebut.

“Tugas satgas adalah melaporkan ke kami, dan nanti petugas yang akan menanganinya, kami juga menghimbau kepada masyarakat, agar tidak melakukan aksi sendiri jika menemukan ada perjudian di Pilkades, masyarakat cukup melapor, dan nanti akan kami tindak lanjuti, kalau laporannya benar, kami akan memberikan reward kepada masyarakat,” pungkas Kapolres Jember. (*)


End of content

No more pages to load