Pertemuan kader PDIP Surabaya di tingkat PAC.
Pertemuan kader PDIP Surabaya di tingkat PAC.

Arus bawah PDIP Surabaya mulai bergerak. Kader dan simpatisan partai berlambang kepala banteng moncong putih itu melakukan persiapan menjelang Pilwali (Pemilihan Wali Kota) Surabaya 2020.

Beberapa wilayah kecamatan di Surabaya mulai "umek" dengan melakukan konsolidasi internal. "Malam ini sudah mulai di tingkat kecamatan," kata Wahoni, ketua PAC Tegalsari, Minggu (1/9).

Berdasar informasi yang dihimpun, kegiatan tersebut mulai serentak dilakukan di setiap pengurus anak cabang (PAC) tingkat kecamatan. Saat ini, sudah berjalan sekitar 15 kecamatan yang menggelar pertemuan terkait persiapan pemenangan, Minggu malam (1/9).

"Persiapan ini dalam memperkuat barisan dan mesin internal maupun eksternal partai dalam pemenangan pilwali," ujar Sekretaris PAC Kecamatan Krembangan Margono.

Tekait beberapa persiapan, lanjut Margono, mulai dilakukan pemetaan basis kader di tingkat ranting sampai anak ranting. "Juga pembentukan relawan pemenangan," imbuh dia.

Margono menyatakan, sesuai hasil dalam rapat kerja cabang (rakercab) waktu lalu, seluruh kader sepakat dan bulat mengusung Wisnu Sakti Buana sebagai calon wali kota.

Hasil rakercab tersebut menjadi pemantik semangat mulai di tingkatan PAC hingga anak ranting. "Kami wajib menjaga tradisi kemenangan PDIP di Surabaya," ucap Margono.

Pada Pilwali Surabaya 2015 lalu, partai besutan Megawati Soekarnoputri itu menang telak. PDIP mengusung Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana dengan perolehan suara 885.860 atau sekitar 86,22 persen  atas pesaingnya, Rasiyo-Lucy Kurniasari, yang hanya meraih 13,78 persen atau sekitar 141.591 suara.