Korban Suryani saat di evakuasi / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES

Korban Suryani saat di evakuasi / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES


Editor

A Yahya


Betapa kaget seorang pria bernama Supriyanto, (29)  warga Dusun Mayangan, Desa Srikaton Kecamatan Ngantru ini. Pria yang kesehariannya sebagai pekerja mekanik honda itu melihat sesosok tubuh tak bergerak di dekat tempat tinggalnya.

"Benar ada laporan dan kita sudah ke TKP bahwa telah terjadi orang meninggal dunia mendadak," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kapolsek Ngantru AKP Puji Widodo, Jumat (30/08) siang

Korban yang diketahui bernama Suryani bin Almarhum Supar (69) warga RT 14/06 Dusun Mayangan, Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru itu ditemukan di belakang rumahnya.

"Saksi yang sehari - hari bekerja sebagai mekanik delear Honda yang bersebelahan dengan rumah korban, pagi-pagi melihat korban di belakang rumah dalam kondisi telungkup menghadap ke barat," ungkap Widodo

Lanjut Widodo, saksi Supriyanto penasaran dengan Suryani yang hanya diam saja, dan setelah dicek bersama teman-teman mekanik lain dipastikan korban meninggal dunia. "Dengan mengetahui kejadian tersebut saksi melaporkan kejadian tersebut ke ketua RT setempat dan dilanjutkan ke Polsek Ngantru," paparnya.

Polisi langsung datang ke TKP, saat polisi datang Suryani masih dalam keadaan telungkup di belakang rumah. "Korban dalam kondisi sakit jiwa dan di rumah sendirian," tambahnya.

Tubuh Suryani saat di periksa dan dievakuasi sudah mulai kaku dan atas permintaan keluarga, korban Suryani tidak dimintakan visum dalam. "Keluarga korban menerima kematian korban dengan dibuktikan membuat surat pernyataan," pungkasnya.


End of content

No more pages to load