Deklarasi Blitar untuk Papua wujudkan Indonesia damai (Foto: Malik Naharul/BlitarTIMES)

Deklarasi Blitar untuk Papua wujudkan Indonesia damai (Foto: Malik Naharul/BlitarTIMES)



Sejumlah elemen pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Blitar kompak menggelar Deklarasi "Blitar Cinta Papua'. Kegiatan yang diprakarsai oleh Pemerintah Kabupaten Blitar ini dilaksanakan di Alun-alun Kanigoro, Kantor Pemerintahan Kabupaten Blitar pada Sabtu (30/8/2019) pagi.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Blitar Rijanto didampingi oleh Wakil Bupati Blitar Marhaenisme Urip Widodo, Kepala Kejaksaan Negeri Blitar Bangkit Sormin, Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha, jajaran Forkopimda Kabupaten Blitar, beserta ribuan warga dan para pelajar di Kabupaten Blitar yang sejak dini hari telah memadati Alun-alun Kanigoro Kankab Blitar.

Dengan mengenakan atribut layaknya suku-suku di Papua, kegiatan ini diawali dengan senam bersama dan disertai pembacaan deklarasi 'Blitar Cinta Papua' yang dipimpin langsung oleh Bupati Blitar Rijanto beserta jajarannya.

Dari pantauan BLITARTIMES dalam kesempatan tersebut setidaknya ada beberapa poin penting yang dibacakan dan diikuti oleh seluruh peserta deklarasi. Diantaranya "Kami masyarakat Kabupaten Blitar menyatakan cinta papua" kalimat tersebut kompak diikuti oleh seluruh peserta yang sejak pagi hari telah memadati Alun-alun Kanigoro Kankab Blitar.

Selain itu, untuk memupuk kembali rasa nasionalisme  masyarakat, Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha memekikkan "Siapa Kita?" dan peserta deklarasi kompak menjawab "Indonesia".

Poin selanjutnya disambung dengan teriakan "NKRI Harga Mati" yang diucapkan Wakil Bupati Blitar Marhaenisme Urip Widodo dan diikuti seluruh peserta deklarasi.

Poin terakhir ditutup dengan jargon Kabupaten Blitar "Kita Kompak, Bisa!" yang dibacakan Bupati dan diikuti oleh seluruh peserta deklarasi.

Ditemui usai deklarasi, Bupati Blitar Rijanto mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai bhinneka tunggal ika.

"Menanggapi gejolak beberapa hari terakhir ini, tentunya kita tidak menginginkan Papua lepas dari NKRI, papua adalah bagian dari NKRI, masyarakat Papua adalah bagian dari Indonesia, suku Papua adalah suku kita juga, jadi kita ber Bhinneka Tunggal Ika namun tetap satu jua. Inilah yang harus kita pertahankan," tutur bupati kepada BLITARTIMES.

Bupati berharap, permasalahan-permasalahan yang terjadi di Papua bisa cepat teratasi. Pihaknya mendukung penuh aparat keamanan yang sedang berjuang mendamaikan kondisi di Papua.

"Kita dukung penuh aparat keamanan yang sedang bertugas disana. Tentunya beliau sudah memiliki prosedur untuk mengatasi permasalahan-permasalahan itu. Tentunya kekacauan tersebut harus kita selesaikan dengan baik," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Blitar Bangkit Sormin yang sebelumnya tinggal dan bertugas di Papua menegaskan Papua adalah tetap bagian dari NKRI. Hanya saja saat ini ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan membuat kekacauan di Papua.

"Kami meminta kepada para aparat keamanan untuk menindak tegas mereka mereka yang tidak bertanggung jawab. Tidak semua orang Papua yang melakukan hal-hal seperti itu. Papua adalah tetap dari bagian keBhineka Tunggal Ikaan dari NKRI," tukasnya.(*)


End of content

No more pages to load