Ilustrasi curanmor (hariansinggalang)
Ilustrasi curanmor (hariansinggalang)

Nasib apes menimpa Rahmansyah Irwandi (22), warga asli Alang-Alang Lebar, Kota Palembang. Pasalnya gara-gara parkir motor miliknya di teras rumah kontrakan selama satu jam, berbuntut kerugian Rp 21 juta.

Hal itu setelah, motor Honda Vario berwarna biru miliknya, dibawa kabur pelaku curanmor saat diparkir di teras dalam rumah yang berlokasi di Jalan Pinang Merah, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang (19/8/2019).

Kronologis kejadian tersebut bermula, ketika korban keluar rumah menggunakan sepeda motor dan memarkirkan kendaraan di teras rumah sekitar pukul 17.00 WIB.

Selang satu jam kemudian, korban berniat keluar membeli makanan. Namun ketika keluar rumah, korban harus menoleh kanan kiri dan jantungnya berdegub kencang setelah melihat, motor miliknya tidak berada di tempat.

Sontak saja, melihat hal itu korban kelabakan dan kebingungan mencari motor miliknya. Padahal saat itu, ia merasa telah mengunci stang motor. Setelah berupaya mencari namun tak membuahkan hasil, korban yang putus asa, keesokan harinya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Malang Kota.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni, membenarkan kejadian tersebut. Pihak Kepolisian telah menerima laporan korban pada 20 Agustus 2019.

"Saat ini, masih dalam proses penyelidikan, semoga cepat terungkap," bebernya

Pihaknya tak lelah juga mengimbau agar masyarakat ekstra hati-hati, khususnya dalam mengamankan kendaraannya. Jika memang meninggalkan kendaraan, parkirlah di lokasi yang aman dan mudah terpantau.

Selain itu, pasang kunci ganda atau jika memungkinkan, memasang alat GPS pada kendaraan. Kemudian, sebisa mungkin memasang kamera CCTV untuk antispasi maupun pemantau keamanan di tempat-tempat strategis.

Di lain sisi, pengungkapan kasus curanmor, juga berhasil dilakukan Polsek Lowokwaru. Pada 24 Agustus 2019, Polsek Lowokwaru menangkap seorang pelaku curanmor asal Blitar.

Pelaku bernama Aris Indarto (38) warga Dusun Karanganyar Timur, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Pelaku merupakan residivis yang telah empat kali masuk penjara karena kasus yang sama.

Pelaku tertangkap setelah beraksi mencuri kendaraan di Jalan Simpang Gajayana, nomor 557, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.