Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar saat mengukuhkan para pengurus baru PWRI. (eko Arif s /JatimTimes)
Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar saat mengukuhkan para pengurus baru PWRI. (eko Arif s /JatimTimes)

Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Kediri mengukuhkan 23 pengurus yang baru yang diketuai oleh Drs. Subianto masa bhakti 2018-2023

Pengukuhan resmi dilakukan oleh Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar selaku pembina PWRI.

Mengambil tema meningkatkan eksistensi PWRI dalam usia setengah abad lebih, acara pengukuhan dilaksanakan di kantor PWRI, Senin (26/8/19). Acara tersebut sekaligus memperingati HUT PWRI ke 57.

Dalam sambutannya Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, mengucapkan selamat atas pengukuhan para pengurus PWRI Kota Kediri periode 2018-2023

Dengan kepengurusan yang baru, Mas Abu berharap PWRI akan menjadi organisasi yang semakin baik dan semakin kompak.

"Bapak/Ibu jangan mau pensiun. Saya mengutip kata-kata Pak Habibie tentang filosofi hidupnya yang diibaratkan seperti sepeda. Kalau dia berhenti mengayuh, maka dia akan jatuh. Sama ketika saya berkeliling dan sempat ke Jepang melihat nenek usia 80 tahun menanam kentang di dekat gunung fuji. Saya tanya ternyata dia dulu kerja di kota dan setelah purna dia pindah ke desa dan menanam sayur mayur. Ini sangat luar biasa menurut saya. Artinya kalau kita mau sehat harus bisa memotivasi diri kita sendiri. Intinya kan dari pikiran. Kalau pikirannya bisa ayem , toto tentrem karto Raharjo sudah bagus sekali. Ditambah lagi hablumminallah dan hablumminannas nya jalan. Bapak/Ibu mengikuti organisasi ini juga sungguh anugerah dari Allah yang luar biasa," ujar Mas Abu.

Lebih lanjut walikota muda tersebut juga mengatakan Pemerintah Kota Kediri terus berbenah, salah satunya dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Perjuangan panjenengan yang dulu sekarang sudah dilanjutkan oleh teman-teman yang ada di pemda dengan baik. Kita patut bersyukur karena penerus panjenengan kerjanya lebih bagus dan bisa melanjutkan pembangunan di Kota Kediri lebih baik. Artinya tongkat estafet yang panjenengan berikan bisa dilaksanakan dengan baik. Panjenengan doakan supaya lebih baik lagi. Jadi sekarang alhamdulillah perekonomian bagus, angka pengangguran juga berkurang," tandasnya.

Mas Abu juga berpesan kepada seluruh wredatama agar memberikan nasehat dan bekal ilmu untuk generasi muda saat ini.

"Sekarang sudah banyak perubahan. Karena jaman panjenengan dengan anak-anak sekarang sudah beda. Dunia bergerak lebih cepat daripada prediksi kita.  Mau cari informasi apa saja di hp sekarang bisa. Untuk itu saya pesan kepada panjenengan, kalau punya anak atau cucu kalau ingin mewarisi, wariskanlah ilmu yang bermanfaat. Investasinya di bidang pendidikan saja. Mudah-mudahan Bapak/Ibu diberikan umur yang berkah dan sehat selalu. Tolong didoakan Pemda Kota Kediri agar lebih baik lagi ke depannya," harapnya.

Hadir pula dalam acara tersebut Sekretaris daerah Kota Kediri selaku penasehat PWRI, Kepala Dinas Sosial Triyono Kutut Purwanto, Kepala BPJS dan perwakilan kepala perbankan.