Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinkes Kota Malang, Meifta Eti Winindar, SST, MM (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinkes Kota Malang, Meifta Eti Winindar, SST, MM (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)



Permasalahan stunting kiranya masih menjadi perhatian khusus bidang kesehatan. Pasalnya, anak stunting tidak hanya mengalami kondisi tinggi badan seseorang lebih pendek dari tinggi badan seusianya, tetapi juga terganggu pada perkembangan otak si anak.

Nah, selain dari pengaruh kurangnya gizi yang dialami dari ibu dan anak saat dalam kandungan, penyebab dari munculnya stunting ini juga ada pengaruhnya dengan sanitasi lho. Dimana kurangnya sanitasi ini membuat pencernaan terganggu, sehingga pertumbuhan tubuh anak menjadi tidak sempurna.

"Kalau seseorang itu tidak berperilaku sehat, misalnya saja air yang digunakan air kotor, kemudian dia tidak cuci tangan, otomatis dia akan mudah sekali terkena penyakit infeksi. Nah, pada saat seseorang ini terkena penyakit infeksi maka makanan yang dia konsumsi tidak bisa digunakan untuk pertumbuhan, sehingga asupannya tidak dipakai untuk bertumbuh tinggi," ujar Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinkes Kota Malang, Meifta Eti Winindar, SST, MM.

Namun jangan khawatir, upaya pencegahan tetap bisa dilakukan dengan selalu membiasakan untuk perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Salah satunya, dengan membiasakan untuk cuci tangan pakai sabun.

"Saat kapan? (cuci tangan pakai sabun), ya saat akan makan, sebelum menyusui, sebelum menyentuh makanan, setelah BAB, seperti itu ya," imbuhnya.

Tak hanya itu, perilaku buang air besar sembarangan karena tidak memiliki jamban sehat juga tengah digencarkan Dinkes Kota Malang melalui open defecation free (ODF) 100 persen. Dimana, setiap kelurahan di Kota Malang diwajibkan untuk memiliki jamban sehat bagi warganya. 

"Program ini kita bekerja dengan semua kelurahan di Kota Malang. Dan setiap kelurahan wajib untuk meng-ODF kan semua warganya," kata dia.

Dengan terus berperilaku hidup bersih dan sehat, harapannya hal itu juga akan mempengaruhi kondisi ibu hamil. Ketika tubuh ibu hamil itu sehat maka bayi yang dilahirkan juga sehat. "Kemudian tidak mudah sakit bayinya, berat badan lahir juga tidak rendah, sehingga harapannya bayi itu nanti juga tidak mengalami stunting," pungkas dia.


End of content

No more pages to load