Suasana Kampung Topeng (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Suasana Kampung Topeng (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

Kampung Topeng yang berada di kawasan Kecamatan Kedungkandang menjadi salah satu kampung tematik yang banyak dipromosikan sebagai destinasi wisata di Kota Malang. Namun sayangnya, akses menuju kawasan tersebut terbilang cukup sulit. 

Meski saat ini seluruh ruas jalan sudah dibenahi,  saat berkunjung ke Kampung Topeng, sepertinya masih harus menggunakan kendaraan pribadi. Sebab, selama ini, belum ada angkutan umum yang menjangkau kawasan tersebut. 

Padahal, jika dilihat potensi yang dimiliki, Kampung Topeng akan mampu menarik banyak wisatawan untuk berkunjung dan menghabiskan waktu liburannya. Selain ada beberapa kuliner khas yang diperjualbelikan, di sana juga ada beberapa wahana alam yang cukup menantang.

Sekretaris Daerah Kota Malang Wasto menyampaikan, transportasi umum menuju Kampung Topeng saat ini memang sedang dipertimbangkan. Kawasan tersebut selama ini memang belum tersentuh oleh layanan angkutan umum.

"Dan tahun depan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang ada anggaran untuk melakukan kajian evaluasi trayek. Dan tidak tertutup kemungkinan, kawasan di Kampung Topeng ini akan masuk daftar," katanya kepada wartawan.

Wasto menyampaikan, kajian evaluasi trayek tersebut dilakukan seiring dengan berkembangnya jalur dan izin trayek. Sehingga perlu ada upaya baru untuk memperbarui jalur sebagaimana perubahan yang ada. Harapannya, angkutan umum dapat tepat sasaran dan terus berkembang. Selain itu, masyarakat bisa menikmati fasilitas yang lebih aman dan nyaman.

"Dikaji dulu. Setelah ada hasilnya, baru akan diterapkan. Mungkin baru bisa diterapkan di 2021," imbuhnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang Penny Indriani menyampaikan, jumlah kunjungan wisata ke Kampung Topeng memang bervariasi. Kampung Topeng akan ramai saat hari libur panjang. Sementara di hari biasa akan lebih sepi. Salah satu penyebabnya adalah akses transportasi yang kurang.

"Jalannya sudah bagus. Tapi angkutan umumnya memang belum sampai sini. Tapi kami sudah kerja samakan itu dengan Dishub Kota Malang," ucapnya.