Kabid SD Dinas Pendidikan Jember saat memberikan sambutan dan penjelasan dalam sosialisasi film AATS (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)
Kabid SD Dinas Pendidikan Jember saat memberikan sambutan dan penjelasan dalam sosialisasi film AATS (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)

Film “Ayu Anak Titipan Surga” (AATS), mungkin sebagian masyarakat sudah ada yang menonton, namun tentu juga ada yang belum pernah menonton film bergenre Drama ini, Film yang menceritakan kehidupan anak perempuan bernama Ayu, sangat cocok dan pas untuk memberikan edukasi tentang Pendidikan Karakter dan sebagai panutan anak-anak, khususnya anak usia sekolah dasar (SD).

“Film AATS ini sangat mengedukasi, guru dan murid maupun orang tua, perlu menonton film ini, karena film ini bisa memberikan edukasi, terutama dalam membentuk pendidikan karakter bagi-anak-anak, karena dalam film ini tidak hanya memberikan tontonan, tapi juga tuntunan,” ujar Sri Kamtono Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Rabu (22/8/2019) saat sosialisasi dan menonton film AATS bersama beberapa kepala sekolah SD yang ada di Jember.

Sri Kamtono berharap, dengan anak-anak khususnya siswa di Jember menonton film AATS, akan muncul sosok-sosok seperti Ayu yang ada dalam film tersebut muncul di Jember, dimana dalam film tersebut, sosok Ayu memiliki keberanian, kecerdasan dan kejujuran.

“Saya menganjurkan pihak sekolah dan guru bisa mengkoordinir dan mendampingi murid-muridnya untuk menonton film ini, terlebih akan banyak manfaat yang didapat, kenapa film ini layak untuk ditonton, karena bisa membantu dalam membentuk karakter anak,” ujar Sri Kamtono.

Bagus Hariyanto selaku Produser dari Film “Ayu Anak Titipan Surga”, kepada media ini mengatakan, bahwa film AATS ini dibuat karena ada dasar dan pemikiran bersama dengan Pemerintah untuk membentuk revolusi mental, agar karakter generasi bangsa menjadi baik.

“Film AATS ini buat untuk implementasi gerakan revolusi mental, kenapa menggunakan media film untuk membentuk karakter anak, karena anak akan mudah menerima, kita ambil contoh film animasi Ipin dan Upin, bagaimana reaksi anak setelah melihat film tersebut, tidak butuh waktu lama anak-anak akan bisa menggunakan logat melayu, oleh karena itulah, film AATS ini dibuat, dengan harapan bisa memberikan dampak dan pengaruh positif bagi anak-anak,” ujar Bagus Hariyanto yang juga ketua umum Forum Pemuda Pelopor Nasional.

Sementara Indi, salah satu tokoh perempuan Jember yang juga hadir pada acara sosialisasi film AATS di CGV Roxy Mall Jember mengatakan, bahwa pihaknya sangat mendukung anjuran nonton film AATS ini. Menurutnya, apa yang disajikan dalam film AATS ini setidaknya juga memberikan pemahaman kepada orang tua, bagaimana mendidik anak yang baik.

“Film ini mengajarkan kami sebagai ibu, untuk benar-benar memperhatikan anak-anaknya, bisa dibilang, dalam film ini orang tua diajak untuk kembali mendidik anak dirumah, bisa kita lihat di film ini, bagaimana pengaruh perilaku anak yang dekat dengan orang tua dan yang kurang perhatian, jadi kami sangat mendukung anjuran untuk nonton film ini, apalagi film ini untuk semua golongan,” ujarnya. (*)