Pemilik rumah yang tengah membersihkan puing-puing sisa kebarakan (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Pemilik rumah yang tengah membersihkan puing-puing sisa kebarakan (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)



Siang tadi sekitar pukul 12.15 wib, warga Jalan Gadang gang XI, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, dihebohkan dengan terbakarnya sebuah rumah kosong milik salah seorang warga yang sedang pergi berhaji.

Sebuah kamar di lantai dua rumah tersebut, nyaris terbakar habis dilahap si jago merah. Akibat kebakaran tersebut, asap tebal juga sempat menyebar di sekitar lokasi kejadian dan sempat mengganggu pernafasan warga sekitar.

Sigit Mulyo Adi, anak pemilik rumah yang ditemui MalangTIMES menjelaskan, jika kejadian tersebut ia ketahui setelah ia mendengar suara mencurigakan di belakang rumah. Saat itu, ia sedang berkunjung untuk bersih-bersih di bagian depan rumah.

"Saya dengar suara kaleng cat phylox seperti meletus, kalengnya jatuh di belakang rumah. Saya juga nggak tau dari mana asalnya," jelasnya ditemui di lokasi kejadian (19/8/2019).

Lanjutnya, setelah itu, setengah jam kemudian, Sigit masih saja mendengar suara mencurigakan, dari situ, Sigit yang merasa penasaran kemudian beranjak dari dalam rumah dan melihat ke belakang.

Ia begitu terkejut ketika mendapati bagian kamar atas telah terbakar api yang semakin membesar. Dari situ ia kemudian berupaya untuk meminta pertolongan warga dan menghubungi pemadam kebakaran Kota Malang.

"Ada suara kemletek (berisik) saya datangi ternyata sudah terbakar cukup besar," bebernya.

Sekitar lima unit mobil pemadam kebakaran yang ke lokasi, langsung berupaya memadamkan api yang berkobar, sehingga api tak sampai membakar habis kamar KK lantai dua.

"Untungnya nggak ada barang berharga yang terbakar, hanya plastik-plastik dan kayu, serta bagian atap saja yang terbakar," ungkap nya.

Saat ini, Tim Inafis Polres Malang Kota, yang datang ke lokasi kejadian, juga tengah menyelidiki penyebab dari kebakaran tersebut. Dugaan sementara, kebakaran tersebut terjadi akibat kaleng cat yang diduga meledak karena terkena suhu panas matahari. Sehingga gas dalam kaleng memiliki tekanan tinggi.


End of content

No more pages to load