Kawasan Jl. Tangkuban Perahu yang rencananya ditutup selama Upacara Hari Kemerdekaan RI ke 74 di Stadion Gajayana Malang (Pipit Anggraenu/MalangTIMES)
Kawasan Jl. Tangkuban Perahu yang rencananya ditutup selama Upacara Hari Kemerdekaan RI ke 74 di Stadion Gajayana Malang (Pipit Anggraenu/MalangTIMES)

Salah satu stadion tertua di Indonesia, Stadion Gajayana akan menjadi pusat peringatan kemerdekaan Indonesia yang digelar di Kota Malang. Upacara bendera dan penurunan bendera sebagai salah satu tradisi dalam memperingati hari bersejarah bangsa Indonesia itu akan dilaksanakan di dalam stasion dan melibatkan ribuan peserta.

Secara otomatis, beberapa titik di kawasan Stadion Gajayanan akan ditutup. Untuk itu, para pengendara disarankan untuk menghindari beberapa titik agar tidak terjebak macet.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Handi Priyatno menyampaikan, dalam kegiatan peringatan detik-detik proklamasi, maka Jl Semeru, Jl Tenes dan Jl Tangkuban Perahu akan ditutup pagi mulai pukul 06.00 WIB sampai upacara selesai. Kemudian jalan akan ditutup kembali pada sore pukul 15.00 WIB hingga upacara penurunan bendera selesai.

"Ketiga ruas jalan tersebut separuh jalan digunakan untuk parkir motor peserta upacara. Selain itu parkir motor di belakang MOG tetap digunakan untuk motor," katanya.

Sementara untuk parkir mobil peserta upacara diarahkan untuk menggunakan Jl Taman Slamet, Jl Semeru sekitar perpus, Jl Lawu, Jl Bromo, Jl Welirang. Sedangkan parkir bus paskibraka, bus dan truk peserta upacara di Jl Semeru depan ayam goreng Pemuda. Kemudian parkir undangan VVIP, Kepala OPD dan anggota DPRD Kota Malang di halaman kantor Dispora.

Sebelumnya, bagian Humas Pemerintah Kota Malang juga membuat pengumuman jika Upacara Peringatan HUT ke T4 RI tahun 2019 akan digelar di Stadion Gajayana Malang, Sabtu (17/8/2019). Upacara akan melibatkan sekitar 20 ribu massa dari kalangan pelajar SD, SMP, SMA, serta ASN Kota Malang dan diikuti jajaran TNI, Polri, Organisasi Sosial Kemasyarakatan, Organisasi Kepemudaan, Veteran Pejuang serta unsur undangan lainnya.

"Berkaitan dengan hal tersebut, disampaikan permohonan maaf selama kegiatan berlangsung, yang diperkirakan mulai pukul 08.00 s/d 11.00 WIB (upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih/Detik Detik Proklamasi) dan sekitar pukul 15.00 s/d 17.00 wib (upacara penurunan Sang Saka Merah Putih), apabila terjadi ketidaknyamanan bagi pengguna jalan pada  kawasan lalu lintas di wilayah seputaran Stadion Gajayana Malang," tulis pengumuman tersebut.

Sementara bagi peserta yang akan mengikuti upacara, dapat masuk melalui pintu bagian timur. Sedangkan bagi tamu undangan dapat masuk melalui pintu bagian barat Stadion Gajayana Malang.