Tersangka pencurian, Irwan Adi Saputro saat diamankan polisi (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Tersangka pencurian, Irwan Adi Saputro saat diamankan polisi (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

Kasus pencurian kembali terjadi di wilayah hukum Polres Malang. Kali ini giliran Toko Sumber Rezeki yang berada di dalam Pasar Senggreng, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung yang disatroni maling.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES.com, aksi pencurian terjadi pada Sabtu (3/8/2019). Polisi yang mendapatkan laporan, langsung melakukan penyelidikan.

Sekitar seminggu berselang, Unit Reskrim Polsek Sumberpucung akhirnya berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian di toko milik Imam Saiful warga Dusun Krajan, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung tersebut.

Diketahui identitas pelaku pencurian yang diamankan polisi pada akhir pekan lalu ini bernama Irwan Adi Saputro, warga Dusun/Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari. ”Tersangka Irwani yang baru saja kami amankan ini merupakan satu dari anggota komplotan pencurian. Saat ini petugas masih terus melakukan pengembangan, guna mengamankan pelaku lainnya yang diduga beraksi bersama tersangka Adi,” kata Kanit Reskrim Polsek Sumberpucung, Ipda Zaenal Arifin, Selasa (13/8/2019).

Diperoleh keterangan, sesaat sebelum melancarkan aksinya pada Sabtu (3/8/2019) tengah malam. Komplotan kasus pencurian ini sempat berkeliling di sekitar lokasi kejadian. Hingga akhirnya tersangka Adi bersama seorang temannya yang saat ini masih berstatus buron itu, sepakat untuk menyatroni toko milik Imam Saiful.

”Tersangka masuk ke dalam toko dengan cara merusak beberapa gembok yang kemudian membobol plafon atap toko. Ketika berhasil masuk, tersangka mengambil beberapa slop rokok milik korban,” terang Zaenal.

Usai melancarkan aksinya, kedua pelaku langsung bergegas kabur meninggalkan lokasi kejadian. Esok paginya, korban yang hendak membuka toko mendapati lapak miliknya sudah dalam keadaan berantakan. Selain gembok dan plafonnya rusak, sedikitnya ada 15 slop rokok berbagai merek milik korban juga raib dibawa komplotan pencuri. ”Akibat kasus pencurian ini, kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai lebih dari Rp 3 juta,” sambung Zaenal.

Merasa baru saja menjadi korban pencurian, pria 40 tahun itu akhirnya melaporkan peristiwa yang dialaminya ke pihak kepolisian. Mendapat laporan, anggota Unit Reskrim Polsek Sumberpucung langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) serta keterangan beberapa saksi yang dihimpun polisi. Tersangka kedapatan merusak gembok toko milik korban dengan menggunakan gunting khusus. Sedangkan sarana yang digunakan untuk kabur adalah kendaraan sepeda motor. ”Dari hasil penyelidikan, tersangka mengarah kepada Irwan Adi Saputro yang langsung kami amankan saat yang bersangkutan berada di sekitar rumahnya,” imbuh Zaenal.

Saat mengamankan tersangka Irwan di rumahnya yang berlokasi di Desa Kebobang, polisi juga menyita bebagai barang bukti. Diantaranya pakaian yang dikenakan saat melancarkan aksi pencurian, serta uang tunai hasil penjualan barang curian senilai Rp 100 ribu. ”Untuk sarana mencuri yakni kendaraan dan gunting yang digunakan untuk merusak gembok, dibawa oleh pelaku lainnya yang saat ini masih buron. Identitasnya sudah kami kantongi, petugas masih melakukan pengembangan,” ungkap Zaenal.

Selain memburu keberadaan pelaku lainnya, lanjut Zaenal, pihaknya juga masih terus menyelidiki kasus pencurian tersebut. Diduga kuat, tempat yang dijadikan sasaran pencurian oleh komplotan ini lebih dari satu lokasi. ”Tersangka kami jerat dengan pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan (Curat),” pungkasnya.