Achmad Yusuf saat meracik kopi yang dipesan pembeli. (eko Arif s /JatimTimes)

Achmad Yusuf saat meracik kopi yang dipesan pembeli. (eko Arif s /JatimTimes)



Saat ini, kopi sudah menjadi gaya hidup. Tidak heran jika banyak bermunculan kedai-kedai kopi di sudut-sudut Kota Kediri , dari yang emperan sampai mempunyai konsep unik. Namun kendalanya untuk menikmati rasa secangkir kopi yang berkelas yang dibuat oleh barista profesional kita harus mendatangi sebuah Cafe.

Namun bagi warga Kota Kediri , untuk menikmati secangkir kopi dengan rasa yang berkelas seperti hasil buah tangan barista tidak harus pergi ke cafe. Seorang pemuda asal Desa Bulu Kecamatan Semen Kabupaten Kediri, menawarkan suguhan kopi tidak kalah dengan cita rasa Cafe yang di suguhkan oleh barista profesional.

Dia adalah Achmad Yusuf (26), berjualan kopi di atas gerobak dengan menggunakan motor roda duanya. Dengan memanfaatkan motor Honda bebek miliknya, Achmad memberi nama kedai kopinya dengan sebutan Sejauh Kopi.

Ditemui di kawasan jalan Jaksa Agung Suprapto di depan Lapas tempatnya ia mangkal Achmad menuturkan, sebelum menjalankan usaha kedai kopinya ini, saya sebelumnya merupakan pegawai pabrik selama 6 tahun, 4 tahun bekerja di Surabaya dan 2 tahun bekerja Jakarta. Setelah bekerja di pabrik selama 6 tahun akhirnya saya terkena PHK dan diberi pesangon sebesar Rp 30 juta oleh perusahaan.

"Usai di-PHK September 2018 saya vakum selama satu bulan. Dan mulai mengenal dunia kopi di pertengahan 2018. Saya mulai belajar tentang kopi dari youtube,"tutur pria satu anak ini.

Bermodalkan uang Rp 10 juta, pria lulusan SMK ini mulai membuka usaha kedai kopinya, dengan gerobak di atas sepeda motor miliknya. Ia membeli alat perlengkapan untuk usaha kedai kopinya, mulai dari alat manual dan mesin otomatis untuk penggiling kopi.

Menu kopi yang ditawarkan bermacam macam, mulai dari Arabica, Bali kintamani , ijen, Temanggung, Aceh gayo dan robusta wonosalam. Selain kopi, menu lain yang ia tawarkan yakni, chocolate, matcha espresso, cold brew susu, caramel dan V 60. Untuk harganya sendiri bervariasi.

Dalam satu hari, buka mulai pukul 07.00 - 13.00 Achmad bisa mengantongi omset sebesar Rp 700 ribu." Omset per bulannya rata-rata 21 juta, lebih besar daripada di tempat kerja yang dulu," ungkapnya.

Keputusannya sebagai pelaku usaha dianggap tidak salah, karena dari segi pendapatan setiap bulannya tidak kalah dengan penghasilannya sebagai pegawai swasta. Jika yang ingin menikmati racikan kopi dari Sejauh Kopi , bisa langsung datang ke Jl. Jaksa Agung Suprapto Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, depan Lapas.

Sebagai refrensi awal, untuk yang penasaran bisa melihat berbagai macam minumannya di instagram @Sejauh kopi . Jam operasi Sejauh Kopi mulai pukul 07.00 WIB - 13.00 WIB.


End of content

No more pages to load