Rumah Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Pasuruan

Rumah Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Pasuruan



Di tengah gencarnya pengusutan dugaan korupsi di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan, beredar kabar tak sedap. 

Sebuah mobil dinas (mobdin) Toyota Innova yang diduga milik mantan kepala Dispora, Abdul Munif, merapat di kediaman Denny Saputra, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasuruan.

Keterangan yang dihimpun, upaya lobby-lobby terjadi pada Senin malam. 

Mobil Nopol N 1102 TP adalah kendaraan dinas Sekretariat DPRD Kabupaten Pasuruan.

Sementara Abdul Munif saat ini menjabat Sekretaris DPRD.

Mobil dinas yang diduga ditumpangi Abdul Munif ini nampak berhenti di depan kediaman Denny Saputra. 

Beberapa saat kemudian, mobil dinas melaju kembali Ini karena si empunya rumah sedang tidak berada di tempat.

Upaya lobi-lobi ini semakin menguatkan indikasi tebang pilih dalam penuntasan dugaan korupsi yang kerugian keuangan negara Rp 918 juta pada tahun anggaran 2017 lalu. 

Korupsi berjamaah yang dilakukan lebih dari lima orang, hingga saat ini hanya satu orang yang ditetapkan tersangka.

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Pasuruan, Denny Saputra, menepis sinyalemen adanya upaya lobi untuk mengendorkan pengusutan dugaan korupsi di Dispora tersebut. 

Ia mengakui, malam itu ada sebuah mobil dinas yang berhenti di depan rumahnya.

“Itu memang rumah saya di Kota Pasuruan. Tetapi saya sedang ada diluar kota. Saya tidak pernah bertemu seseorang dalam kaitan kasus korupsi Dispora,” kata Denny Saputra.

Ia mengaku tidak pernah berkomunikasi dengan mantan Kadispora yang sedang dalam bidikan kasus korupsi tersebut. 

Bahkan ia juga menjamin tidak tebang pilih dalam pengusutan kasus korupsi.

“Siapapun yang terlibat dalam korupsi Dispora, bisa menjadi tersangka, termasuk mantan Kadispora jika ia juga terlibat. Sekarang ini, proses hukum sedang berjalan,” tandasnya.

 


End of content

No more pages to load