Anggota Polsek Diwek saat mengevakuasi mayat yang ditemukan warga di kebun bambu Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Anggota Polsek Diwek saat mengevakuasi mayat yang ditemukan warga di kebun bambu Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)


Pewarta

Adi Rosul

Editor

Heryanto


 Sesosok mayat yang telah membusuk ditemukan warga di tengah kebun bambu di Dusun Bandungsari, Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Jombang pada Selasa (13/8) pagi. Temuan mayat itu sontak menghebohkan warga sekitar.

Sosok mayat yang ditemukan warga di kebun bambu itu, belakangan diketahui bernama Ach Said (63) warga Kota Surabaya. 

Korban merupakan warga baru desa tersebut yang baru pindah beberapa bulan lalu.

Kasun Bandungsari, Desa Bandung Nur Aiman mengatakan, mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warganya sekitar pukul 09.00 WIB. 

Saat itu, warganya hendak berburu burung di kebun bambu lokasi penemuan mayat yang juga berada di belakang rumah korban.

Di saat mencari burung itu, warganya mencium aroma tidak sedap di sekitar kebun bambu. 

Saat ditelusuri, warganya tersebut menemukan sesosok mayat.

"Ada anak yang namanya Ainul Yakin itu tadi yang menemukan pertama. Terus saya dihubungi disuruh lapor ke polsek jam 09.15 wib tadi," terangnya saat diwawancarai di lokasi.

Dijelaskan Aiman, mayat saat ditemukan dalam posisi telungkup. 

Kondisi mayat sudah membusuk dan terlihat membengkak serta mengeluarkan aroma tidak sedap.

"Kondisinya sudah hancur, mungkin sudah tiga harian," ujarnya.

Pantauan wartawan di lokasi, mayat yang ditemukan warga di tengah kebun itu sudah dievakuasi oleh petugas kepolisian dari Polsek Diwek dengan dibantu anggota SPKT Polres Jombang. 

Saat ini mayat dibawah ke RSUD Jombang guna keperluan pemeriksaan.

Sementara, apolsek Diwek AKP Bambang menerangkan, pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab meninggalnya korban.

Saat ini mayat sesang dilakukan pemeriksaan oleh tim medis di RSUD Jombang.

Namun, lanjut Bambang, dari pemeriksaan luar oleh tim identifikasi Polres Jombang tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada mayat.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Namun kita masih melakukan pemeriksaan di kamar jenazah," pungkas nya.(*)

 


End of content

No more pages to load