Patahan Crane milik PT. Hutama Karya yang menimpa rumah warga di kampus Universitas Negeri Jember (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)

Patahan Crane milik PT. Hutama Karya yang menimpa rumah warga di kampus Universitas Negeri Jember (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)



Crane Proyek pembangunan gedung di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember (FKG UNEJ) Senin (12/8/2019) siang roboh dan menimpa tiga rumah milik warga yang ada di timur lokasi pembangunan. 

Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya Sukari pemilik salah satu rumah yang tertimpa Crane mengalami luka dikepala akibat tertimpa genteng dan batu bata.

“Kejadiannya siang, saat saya membetulkan kamar mandi. Tiba-tiba bruk suara keras terdengar, beberapa genteng dan bata berjatuhan dan menimpa kepala saya. Untung saat kejadian saya libur tidak jualan, kalau saya pas jualan, mungkin akan banyak korban, sebab banyak mahasiswa yang beli makanan di warung saya,” ujar Sukari.

Selain rumah milik Sukari, dua rumah lainnya, yakni milik Rokib dan Fendy yang juga anak Sukari juga tertimpa Crane milik proyek yang dikerjakan oleh pihak konsorsium PT Hutama Karya (HK) dan PT Nindya Karya JV, beberapa tembok dan genteng di rumah tersebut juga mengalami kerusakan.

“Kalau pihak proyek, tadi langsung ke sini dan mengantar saya ke rumah sakit untuk mendapat jahitan, tadi katanya pihak proyek juga berjanji akan bertanggung jawab dan akan memberi ganti rugi segala kerusakan,” ujar Sukari.

Pihak PT. Hutama Karya dan PT. Nyndya Karya JV, tidak berhasil ditemui. 

Beberapa wartawan saat hendak konfirmasi ke pihak kontraktor, tidak dibukakan oleh Satpam proyek, bahkan beberapa wartawan sempat bersitegang dengan Satpam proyek. 

“Pak apa bisa konfirmasi ke pihak Kontraktor, kami dari media,” ujar Rio salah satu wartawan.

Satpam yang berjaga di pintu masuk proyek, enggan membukakan pintu, bahkan satpam tersebut meminta wartawan untuk menjauh dari Proyek. 

“Sudah mas, tidak perlu konfirmasi, pimpinan kami tidak ada di sini,” ujar Satpam dari dalam lokasi Proyek.

Sementara pihak Unej melalui Kasubag Humas Rohmad Hudayanto mengatakan, bahwa robohnya Crane yang menimpa tiga rumah warga, bukan tanggung jawab pihak kampus, tapi sepenuhnya tanggung jawab kontraktor.

“Proyek gedung kembar ini masih berjalan dan belum diserahkan kepada kami, jadi sepenuhnya tanggung jawab kontraktor, soal ganti rugi kepada warga, seperti apa dan bagaiman prosesnya biarkan pihak kontraktor yang menyampaikan,” pungkasnya. (*)


End of content

No more pages to load