Pelaku pengedar sabu saat ditunjukkan Kapolres Jember kepada wartawan (foto: Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)
Pelaku pengedar sabu saat ditunjukkan Kapolres Jember kepada wartawan (foto: Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)

Jajaran Satnarkoba Polres Jember berhasil membekuk pengedar sabu-sabu, Amin (40) warga Desa Harjo Mulyo Silo Jember di rumahnya yang berjarak 1 km dari Pondok Pesantren Bahrul Ulum yang diasuh KH. Hodri Arif yang tidak lain adik dari Wakil Bupati Jember KH. Abdul Muqit Arief. 

"Saya tahu orangnya (pelaku,red) saya doakan mudah-mudahan lancar rezekinya melalui cara yang halal, dan tidak lagi mengedarkan narkoba," ujar KH. Hodri Arif di Mapolres Jember Senin (12/8/2019). 

KH. Hodri mengatakan, bahwa terungkapnya pengedar sabu yang ada di desanya, tidak lepas dari keluhan masyarakat dan wali murid yang disampaikan kepadanya, yang kemudian dikoordinasikan dengan jajaran Polres Jember. "Saya dapat pengaduan dari masyarakat dan wali murid, soal adanya peredaran sabu di wilayah Silo, cuma kami gak mungkin akan bertindak, karena bukan ranah kami, sehingga kami koordinasikan dengan Kapolres," tambahnya.

Sementara Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH. SIK.MH., kepada wartawan mengatakan bahwa terungkapnya peredaran sabu di Silo ini berkat kerjasama antara jajarannya dengan masyarakat, dimana pelaku mendapatkan barang haram tersebut dari salah satu tersangka lain yang juga sudah diamankan.

"Pelaku Amin mendapatkan sabu dari tersangka Hairullah, dimana yang bersangkutan membeli dari pengedar lain asal Tanggul, dari pemeriksaan sementara, pelaku Amin membeli sabu dari Hairullah juga atas pesanan, namun kami masih akan mengembangkan penyelidikan," ujar Kapolres. 

Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti sabu- sabu seberat 1 gram. "Ancaman untuk pelaku minimal 5 tahun penjara," pungkas Kapolres. (*)