Tersangka Imam Sapi’i (baju hitam celana biru) saat diciduk polisi (Foto : Polsek Donomulyo for MalangTIMES)
Tersangka Imam Sapi’i (baju hitam celana biru) saat diciduk polisi (Foto : Polsek Donomulyo for MalangTIMES)

“Perburuan” barang berharga milik wisatawan yang dilakukan Imam Sapi’i warga Dusun Krajan, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur akhirnya berakhir. Pria 22 tahun itu diciduk polisi saat yang bersangkutan berada di rumahnya, lantaran sering melancarkan aksi pencurian barang milik wisatawan.

”Tersangka Imam yang baru saja kami amankan ini merupakan spesialis pencurian barang wisata milik pengunjung Pantai Bantol,” kata Kanit Reskrim Polsek Donomulyo, Ipda M Arif Karnawan, Minggu (11/8/2019).

Terbaru, aksi pencurian yang dilakukan pelaku terjadi pada Sabtu (10/8/2019). Dari penyidikan polisi, tersangka kedapatan mencuri barang beharga milik korban yang diketahui bernama Djihan Permata Ramadhani warga Dusun Klakah, Desa Sidorejo, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar.

Diperoleh keterangan, sesaat sebelum aksi pencurian terjadi, korban diketahui sedang berwisata ke Pantai Bantol bersama teman-temannya. Setibanya di pantai yang berlokasi di Desa Banjarejo, Kecamatan Donomulyo, Djihan dan rombongannya menaruh beberapa barang berharga mereka kedalam tas yang kemudian digantung ke ranting pohon yang ada di bibir pantai, sebelum akhirnya pergi bermain air di kawasan Pantai Bantol tersebut.

Sekitar 5 menit kemudian, korban kembali ke bibir pantai untuk mengambil handphone miliknya. Namun saat membuka tas, beberapa barang berharga seperti handphone dan dompet miliknya sudah tidak ada di dalam tas.

Merasa baru saja menjadi korban pencurian, remaja 19 tahun itu akhirnya melaporkan ke petugas penjaga pantai sebelum akhirnya dilanjutkan ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, anggota Mapolsek Donomulyo langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Dari hasil pendalaman dan keterangan beberapa saksi yang dihimpun polisi. Korban mengaku sempat melihat ada seorang pria tak dikenal yang berseliweran disekitar pohon tempat menyimpan tas berisi barang berharga miliknya.

”Setelah mengetahui ciri-ciri pria yang diduga mencuri barang milik korban, pelakunya mengarah kepada Imam Sapi’i yang kemudian langsung kami amankan. Ketika diringkus petugas di rumahnya, tersangka mengaku jika pelaku pencurian di Pantai Bantol memang dirinya,” terang Arif.

Saat diamankan di rumahnya yang berlokasi di Dusun Krajan, polisi juga mendapati berbagai barang bukti hasil pencurian. Diantaranya satu unit handphone merk Xiomi, dan satu buah dompet milik korban. ”Tersangka beserta barang bukti sudah kami amankan guna kepentingan penyidikan,” sambung Arif.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih terus melakukan pendalaman. Diduga kuat, tersangka Imam ini sudah sering melancarkan aksi serupa. Sasaran utamanya adalah barang berharga milik pengunjung Pantai Bantol. Ketika korbannya sedang asik bermain air, barang berharga yang ditinggal pemiliknya tersebut langsung dicuri oleh pelaku. ”Kasusnya masih dalam penyidikan, terhadap tersangka kami jerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian,” ujar Arif kepada MalangTIMES.com.