Ilustrasi layanan PDAM Kabupaten Malang (news.detik.com)
Ilustrasi layanan PDAM Kabupaten Malang (news.detik.com)
Cara Cerdik PDAM Kabupaten Kuras Dompet Pelanggan  4

Tidak terima mendapat tagihan pembayaran Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) pada bulan Juni lalu hingga 7 kali lipat, Ida Rochani warga Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang langsung melalukan pengecekan di unit PDAM Kecamatan Karangploso.

Di sana petugas dengan rinci menjelaskan pemakaian air di rumah Ida. Pada bulan Juni itu memang terjadi lonjakan yang cukup tinggi yakni 100 meter kubik dibandingkan dengan biasanya yang hanya 28 kubik.

Hal ini dilihat oleh Ida maupun petugas sendiri tidak wajar. Sebab, ada lonjakan pemakaian hingga 100 meter kubik dari bulan-bulan sebelumnya. 

“Iya ini terjadi lonjakan pemakaian sampai 60-100 meter kubik,” kata Ninuk Tri A, petugas unit PDAM Kecamatan Karangploso. Ia menjelaskan yang melakukan pengecekan di rumah itu merupakan pihak ketiga.

Tetapi petugas dari pihak ketiga itu setiap bulannya selalu melakukan pengecekan di setiap rumah yang menggunakan air PDAM. “Kontrol oleh petugas ini dibuktikan dengan foto dan bukti akuratnya,” imbuhnya.

Hanya saja apakah tagihan yang melonjak itu akibat kebocoran atau tidak, menurutnya, penyebabnya tidak bisa dipastikan. 

Sebab beberapa kasus yang terjadi saat warga menggunakan tandon dengan pelampung ternyata ada kesalahan pada pelampung tersebut.

Lantaran saat tendon air itu penuh, air tidak mati karena terjadi kesalahan itu. Ada juga yang terjadi kesalahan pada meteran air. Karena itu, pihaknya merekomendasikan agar dilakukan uji akurasi pada meteran di rumah Ida.

“Uji akurasi ini dilakukan untuk mengetahui akurat atau tidaknya meteran ini,” jelas Ninuk. Jika nantinya terjadi selisih antara alat tera akan diganti dengan meteran yang standart. 

Ida pun memilih untuk dilakukan uji akurasi untuk membuktikan penggunaan airnya itu salah atau benar. 

Hanya saja untuk pembayaran pada bulan Juli ini Ida terpaksa hanya membayar tagihan Rp 377 ribu atau separo dari total tagihan yang dibebankan kepadanya.