Kapolres Banyuwangi AKBP TAufik HZ menunjukkan Barang bukti pil trex dengan latar belakang para tersangka

Kapolres Banyuwangi AKBP TAufik HZ menunjukkan Barang bukti pil trex dengan latar belakang para tersangka



Puluhan ribu pil koplo jenis trex tak bertuan diamankan Satuan Satuan Narkoba Polres Banyuwangi. 

Pil yang masuk kategori daftar G ini ditemukan petugas di sebuah perusahaan jasa pengiriman.

Kasus ini terungkap atas informasi perusahaan jasa pengiriman tersebut kepada pihak Kepolisian.

Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi menyatakan, berdasarkan hasil pengungkapan yang sebelumnya, pihaknya menggandeng perusahaan jasa pengiriman untuk bekerja sama memberikan informasi jika ada kiriman barang yang mencurigakan. 

“Ini adalah laporan jasa ekpedisi, ada satu barang yang sudah lama tidak diambil oleh penerima barang,” jelasnya, Senin (5/8/19).

Setelah mendapatkan informasi, akhirnya petugas Satuan Narkoba Polres Banyuwangi memeriksa barang tersebut. 

Benar saja,  ternyata barang yang dibungkus dengan kardus itu berisi 24 ribu butir pil trex. 

Dari keterangan pihak Jasa Ekspedisi, kata Kapolres, barang tersebut  sudah sekitar dua minggu datang namun tak kunjung diambil penerimanya.

Pil trex tersebut, dikirim dari wilayah Jakarta. Untuk penerimanya, hanya tertulis nama, nomor telepon, dan kota Banyuwangi saja. 

Barang ini memang dikirim dengan sstem barang diambil oleh penerimanya. 

“Ini mencurigkan, dengan alamat yang tidak jelas seperti itu modus operandi yang biasa dilakukan pelaku. Sementara pelakunya masih dalam proses lidik,” tegasnya.

Selain mengungkap 24 pil trex tak bertuan, Polisi juga mengungkap kasus peredaran pil trex yang dilakukan empat pelaku. 

Mereka masing-masing M. Abdul Gofur, (23), warga Dusun Sukorejo, Desa Sukomaju, Kecamatan Srono; Aldo Wiyanto, (21), warga Dusun  Sumberejo, Desa Winginagung, Kecamatan Gambiran; M. Son Haji, (20), warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatatan Tegalsari dan Andika Fajar Siswanto, (22), warga Dusun Curahpalung, Desa Keradenan, Kecamatan Purwoharjo.

Barang bukti Pil trex yang diamankan dari empat tersangka ini sebanyak 4.703 ribu pil trex. Mereka diamankan petugas dalam sepekan terakhir.

“Untuk konsumennya macam-macam, mulai remaja, ada juga kalangan pelajar,” jelas Kapolres.

Keempat tersangka kini harus mendekam di rumah tahanan Polres Banyuwangi. 

Mereka dijerat pasal Pasal 196 Sub 197 Undang-undang nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. 

Ancaman hukumannya pidana penjara selama lebih dari 5 tahun.


End of content

No more pages to load