Komisioner KPU Kota Batu Marlina. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Komisioner KPU Kota Batu Marlina. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)


Editor

Heryanto


Fasilitas kampanye yang diberikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu kepada peserta Pemilihan Umum tahun 2019, rupanya tidak dimanfaatkan secara maksimal. 

Hal ini dibedah dalam rapat evaluasi fasilitasi kampanye pada pemilu tahun 2019, di Purnama Hotel, Kamis (1/8/2019).

Komisioner KPU Kota Batu Marlina mencontohkan fasilitasi kampanye yang tidak dimaksimalkan yakni baleho dan spanduk.

Padahal masing-masing partai itu telah difasilitasi 10 unit baleho dan 16 unit spanduk. 

“Fasilitas yang seperti ini gak maksimal, karena gak semua partai itu kemarin ambil semuanya. Dari sini kan sangat disayangkan sekali,” kata Marlina.

Baleho dan spanduk itu tidak diambil oleh beberapa partai ke kantor KPU Kota Batu lantara terkendala biaya pemasangan. Ya agar baleho dan spanduk itu terpasang, pemasangannya harus menggunakan kayu.

“Untuk satu baleho dan spanduk ini agar bisa diberdiri ini, setidaknya membutuhkan biaya Rp 250 ribu. Biaya itu tentunya gak masalah kalau untuk partai besar, tapi partai kecil masalah besar,” ungkapnya. 

“Kami memberikan fasilitas, sudan mencetak baleho dan spanduk kalau gak dipakai kan jadi mubazir dan buang anggaran,” imbuh Marlina. 

Kedepan jika kembali menyelenggarakan Pemilu, juga diminta ada publikasi melaku videotron, karena dirasa lebih bermanfaat ditampilkan secara visual ketimbang spanduk dan baleho. 

Ia menambahkan, evaluasi lainnya yang harus ditindaklanjuti adalah tidak menempelkan Alat Peraga Kampanye (APK) di pohon. 

Hanya saja banyak dari peserta pemilu tidak mengetahui hal ini, disebabkan yang melakukan pemasangan itu adalah pihak ketiga. 

“Jangan ada yang merusak pohon pusat oksigen, jangan sampai ada lagi dengan pihak ketiga. Di sini memang perlu adanya edukasi cara pemasangan supaya tidak ada pelanggaran,” tambah perempuan asal Jambi ini. 

Ketika yang menempel itu pihak ketiga, perlu ada masukan atau arahan kepada pihak tiga sesuai dengan peraturan perwali. 

Sebab ini bagian jalan masyarakat yang keindahannya harus dijaga.

Menurutnya dengan digelarnya evaluasi fasilitasi kampanye ini digelar agar ke depan jika kembali menggelar kampanye, dapat memaksimalkan fasilitas kampanye juga terselenggaranya Pemilu yang lancar.


End of content

No more pages to load