Sekda Bondowoso yang baru, H.  Syaifullah, SE.,M.Si saat diwawancarai wartawan usai dilantik, Selasa (30/7/2019)
Sekda Bondowoso yang baru, H. Syaifullah, SE.,M.Si saat diwawancarai wartawan usai dilantik, Selasa (30/7/2019)

Pelantikan Sekretaris Daerah (SEKDA) Kabupaten Bondowoso yang ditunggu publik siapa dan kapan akhirnya terjawab. 

Dengan SK No: 188.5.5/449/430.4.2/2019 Bupati Bondowoso melantik H.Syaifullah, SE.,M.Si di Pendopo Bupati Bondowoso Selasa (30/7/2019).

Seremonial yang digelar pada jam 07.30 WIB tersebut  berjalan dengan hikmat. Beberapa hari terakhir sempat panas karena beredar berita terkait tersebarnya berita Syaifullah marah-marah terhadap salah satu Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bondowoso karena tak kunjung dilantik. 

Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menyampaikan pelantikan ini menjadi ajang silaturahim karena baginya jabatan itu hanya titipan Allah semata.  Kapanpun Jabatan itu bisa diraih dan juga dicabut apabila Allah menghendaki. 

"Jadikanlah pelantikan ini sebagai ajang silaturahmi. Ke depan pelantikan apapun kita hadapi dengan biasa-biasa saja. Terkait jabatan,  yang nenentukan jabatan itu Allah bukan siapa-siapa. Bukan saya, bukan siapa-siapa sekali lagi Allah yang menakdirkan. Karena jabatan itu adalah titipan Allah. Jadi jangan sampai terlalu difikirkan. Kalau kita otak-atik dengan logika maka yang terjadi kita bisa panik. Jabatan itu sudah diatur oleh Allah dan jabatan itu ada waktunya kalau Allah sudah berkehendak kapanpun kita bisa berhenti. Jadi sekali lagi jadikan pelantikan ini sebagai ajang silaturahmi," imbuhnya.

Sementara, Syaifullah sebagai sekda yang baru dilantik membenarkan soal kabar tentang sikapnya yang marah-marah terhadap salah satu pegawai BKD Bondowoso yang dia nilai lamban dalam bekerja. 

"Kemarin saya memang marah. Saya merasa kerja teman teman kurang cepat, contohnya ada perintah Bupati hari ini pelantikan jam 08.00 WIB. Ada undangan yang harus  keluar kota yang itu memerlukan izin gubernur seperti kepada Kepala BKD, Kepala BAKORWIL. Sampai jam 4 sore belum ada undangan ini. Kalau bekerja seperti ini fatal teman-teman ini. Lah ini saya tanya kepada Kabag Umum lempar kepada BKD, saya tanya BKD lempar ke Kabag Umum. Saling lempar saja kerjanya. Saya fikir ndak bener ini, ndak sehat kerja teman teman in," tegasnya.  

Dia melanjutkan, para pegawai di lingkungan Pemkab Bondowoso harus bekerja keras. Oleh karena itu, sikapnya marah kepada pegawai BKD tersebut adalah bentuk cinta.

"Kalau tidak cinta saya biarkan saja kerja seperti itu. Silakan kritik saya jika salah dan setelah itu kita kembali berangkulan. Mari kita kawinkan konsep kita demi membangun Bondowoso tercinta. Bagi saya media itu adalah cahaya masyarakat. Pakai baju kalian dan kita bersama-sama membangun Bondowoso. Saya sudah punya konsep bagaimana Bondowoso melesat, nanti akan saya kawinkan dengan visi Bupati bagaimana Bondowoso bisa melesat. Kita harus kerja keras karena kita hidup di dunia kompetisi," pungkasnya.