Terduga pelaku pengeroyokan
Terduga pelaku pengeroyokan

Aniyaya anak di bawah umur, enam pemuda asal Dusun Gares, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek harus mendekam di balik jeruji besi. Keenam pemuda tersebut diduga kuat melakukan pengeroyokan terhadap anak di bawah umur.

Kepala Kepolisian Resort Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., menerangkan kejadian berawal (03/06/19) korban AP (16) dibonceng temannya mengendarai sepeda motor melewati jalan umum lingkungan RT 32 RW 05 Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, menabrak seseorang. Mendapati tetangganya tertabrak, tanpa pikir panjang keenam tersangka menghajar AP hingga babak belur.

"AP yang saat itu dibonceng temannya naik motor menabrak seseorang, tidak terima dengan kejadian tersebut kemudian terjadilah tindakan kekerasan secara bersama-sama dan juga dilakukan pengrusakan sepeda motor yang dikendarai oleh korban," terang Kapolres Trenggalek, Selasa (30/07/19).

Disampaikan AKBP Didit BWS, akibat kejadian tersebut korban merasakan sakit dan luka hingga menjalani perawatan medis di Puskesmas Watulimo. Berbekal hasil visum korban, Polsek Watulimo dan petugas segera melakukan serangkaian tindakan penyelidikan.

Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap keenam pelaku di rumah masing-masing yang berada di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Senin (29/07/19) sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat ini keenam terduga pelaku pengroyokan yakni Agung Widodo (25), Saiful Arifin (25), Olga Dian Saputra (20), Rifki Fadilillah (20), Alfinda Sofyan(18), dan Arif Wahyudi (25) beserta barang bukti sudah diamankan polres Trenggalek guna penyidikan lebih lanjut.

"Pelaku dikenakan Pasal 76c jo pasal 80 UU RI No.35 th 2014 tentang perlindungan anak dan  pasal 170 ayat 1 KUHPidana tentang kekerasan terhadap orang atau barang dengan ancaman maksimal 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan pidana penjara," pungkas Didit.