Ilustrasi, net
Ilustrasi, net

Pemilik usaha toko bangunan Mitra Sahabat, Nasrul Fajar (30) warga dusun Siyoto RT 004 RW 001 Desa Siyotobagus Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung melapor ke polisi. Nasrul melaporkan seorang pria yang bernama Sugeng Santoso (40) pria yang beralamat di desa Ngadisuko Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek, Senin (29/07) kemarin.

"Laporan kejadian tindak pidana penipuan dan penggelapan," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubaghumas AKP Sumaji, Selasa (30/07) siang.

Kejadian tersebut sebenarnya terjadi sejak Selasa 12 Pebruari 2019 sekira pukul 10.00 Wib, namun baru dilaporkan karena Nasrul berharap agar bisa diselesaikan kekeluargaan. "Korban merasa dirugikan atas hasil penjualan barang berupa pakan ternak (sentrat) sejak pertama membeli pada hari Jum'at 10 Nopember 2017," kata Sumaji.

Saat itu Sugeng membeli sentrat sebanyak 5 Sak, nama barang yang dibeli PPT (Puyuh Petelur) serharga Rp. 280.000,- dan jika ditotal Rp. 1.400.000. "Kemudian dilanjutkan pembelian-pembelian berikutnya sampai terakhir membeli sekira tahun 2018," ungkap Sumaji

Barang yang diambil kemudian di saluran lagi ke Peternak puyuh, dari catatan Nasrul barang yang dibawa Sugeng terkumpul nilai total harga kerugian barang yang belum dibayar Rp. 314.000.000. "Korban berusaha menghubungi terlapor yang telah membeli pakan ternak yang disalurkan ke peternak puyuh mulai tahun 2017 dan sudah berjalan 1 tahun namun terlapor belum membayar pakan ternak yang sudah dibelinya itu," terangnya.

Sementara itu, dari hasil pengakuan dari pihak peternak sudah membayar pada Sugeng dan tidak diberikan ke Nasril. "Bahkan terlapor dihubungi selalu menghindar, merasa dirugikan korban melaporkan kejadiannya ke Polsek Besuki," pungkasnya.