Di lokasi inilah, pelaku mencuri celana dalam. (Anggara Sudiongko/MalangTimes)
Di lokasi inilah, pelaku mencuri celana dalam. (Anggara Sudiongko/MalangTimes)

Warga kawasan  RT 2 RW 7 Pulosari Gang 1, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dihebohkan aksi seorang laki-laki bernama Endro T (46), warga Jalan Mahakam, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Endro melakukan aksi pencurian celana dalam di salah satu rumah di kawasan tersebut.

Alasan sang pencuri sehingga nekat mencuri sebuah celana dalam, yang jika dijual tak laku, juga begitu konyol. Ketika diinterogasi  warga yang menangkap pelaku, Endro mengaku celana dalam yang ia curi akan digunakan untuk mengelap muka agar jerawat hilang.

Rumah yang disasar pelaku merupakan milik seorang warga bernama Mario (43). Rumah Mario satu-satunya rumah yang memiliki jemuran di luar di antara rumah yang berada di gang tersebut. "Ya cuma rumah saya yang jemurannya di luar, sepanjang gang ini," ungkapnya kepada MalangTIMES (30/7/2019)

Penangkapan pelaku sendiri bermula dari aksinya yang diketahui Mario. Saat itu, Mario memang tengah mengawasi pelaku dari dalam kamarnya. Sementara, saat itu Endro berdiri di samping gang rumahnya yang dekat dengan jemuran.

Kemudian, pelaku meraih sebuah celana dalam milik istri Mario. Melihat jemuran bergoyang-goyang, Mario lantas  bergegas keluar dan meneriaki pelaku maling. Pelaku yang kabur berusaha dikejar Mario. Pelaku akhirnya bisa ditangkap setelah warga lain yang mendengar teriakan Mario ikut membantu menangkap pelaku.

Setelah tertangkap,  tas pelaku digeledah dan memang ditemukan satu celana dalam. Tidak ditemukan benda mencurigakan sepeti kunci T atau lainnya yang biasanya dipakai mencuri kendaraan bermotor.

"Saya sebelumnya memang sudah curiga. Kemudian saya awasi dari dalam kamar. Kan kaca kamar saya gelap. Jadi, nggak kelihatan dari luar. Pertama dia duduk di depan, kemudian berdiri di samping rumah. Saya kira awalnya mau maling motor. Soalnya lihatnya seperti ke arah motor yang terparkir di depan rumah. Tapi nggak lama saya lihat jemuran kok goyang-goyang. Wah ternyata ngambil jemuran. Ya langsung saya kejar. Saya teriakin maling," ungkapnya.

Mengenai adanya kelainan jiwa atau tidak pada diri pelaku, Mario tak bisa memastikan. Sebab, ketika ditanyai, pelaku seperti orang normal.

Mario juga menyampaikan, jika sebelum kejadian tersebut, memang beberapa warga ada juga yang mengalami kehilangan celana dalam. Namun apakah pelakunya sama atau tidak. belum diketahui. Tapi ketika diinterogasi, pelaku baru dua kali mencuri di kawasan tersebut.

"Sejak seminggu saya sudah awasi orangnya sering mondar-mandir di sini. Dulu pernah saya mau tanyai, tapi orangnya keburu pergi," tutur Mario.

Atas kejadian tersebut, Mario memang tidak melaporkan kasus pencurian celana dalam itu ke pihak berwajib. Setelah pelaku tertangkap, kemudian dibawa ke rumah ketua RT dan diharuskan membuat surat pernyataan agar tidak masuk di kawasan Pulosari. Pembuatan surat pernyataan tersebut disaksikan oleh pihak RT dan warga setempat.