Ilustrasi kendaraan yang terlibat kecelakaan di wilayah hukum Polres Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)

Ilustrasi kendaraan yang terlibat kecelakaan di wilayah hukum Polres Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)


Editor

A Yahya


hukum Polres Malang.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, peristiwa kecelakaan di Kabupaten Malang tahun 2019 ini, diprediksi bakal mengalami peningkatan. Tercatat hingga pertengahan tahun, ratusan insiden kecelakaan terjadi di wilayah hukum Polres Malang.

”Berdasarkan data yang kami himpun, hingga bulan juni tercatat ada 403 insiden kecelakaan yang ditangani petugas,” kata Kanit Laka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto, Sabtu (27/7/2019).

Jika ditelusuri, pada bulan januari diketahui paling banyak terjadi peristiwa kecelakaan. Saat itu tercatat ada 80 kasus kecelakaan yang ditangani anggota kepolisian Laka Lantas Polres Malang.

Bergeser pada bulan selanjutnya, di bulan februari lalu, sedikitnya ada 52 insiden kecelakaan. Sedangkan di bulan maret terjadi 59 insiden, april 70 kasus, mei 66 kasus, dan juni sebanyak 76 kasus. ”Sekitar 75 insiden kecelakaan yang terjadi di wilayah hukum kami, dialami oleh pengendara sepeda motor,” sambung anggota polisi yang akrab disapa Agus ini.

Terdapat beberapa titik yang masuk zona rawan kecelakaan. Salah satunya di ruas jalan yang ada di Kecamatan Singosari dan Lawang. Akses jalan yang memiliki karakteristik medan lurus serta panjang dan bergelombang. Ditambah arus lalu lintas yang biasanya terjadi kemacetan saat jam sekolah dan pulang kerja. Mengakibatkan potensi kecelakaan marak terjadi di seputaran akses jalan penghubung antara Kecamatan Lawang menuju Singosari tersebut.

”Lokasi paling marak terjadi kecelakaan salah satunya di kawasan Jalan Raya Thamrin, Kecamatan Lawang. Tepatnya di kilometer 70-71,” terang Agus kepada MalangTIMES.com.

Jika dibandingkan dengan tahun 2018, lanjut Agus, potensi kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Malang pada tahun 2019 ini diprediksi bakal mengalami peningkatan. ”Tahun 2018 lalu terdapat 711 insiden kecelakaan yang kami tangani. Sedangkan pada pertengahan tahun ini saja sudah ada 403 kasus kecelakaan. Kemungkinan jumlah tersebut bakal meningkat dan melebihi jumlah kecelakaan yang terjadi pada tahun 2018 lalu,” ujar Agus.

”Untuk itu kami mengimbau kepada pengguna jalan agar senantiasa menaati peraturan yang berlaku. Gunakan helm bagi pengguna R2 (sepeda motor) dan sabuk pengaman bagi mobil dan truk,” pungkasnya.


End of content

No more pages to load