Bupati Salwa Arifin melepas calon jamaah haji Bondowoso bersama dengan masyaikh dan beberapa pejabat terkait (photo: isma/BondowosTIMES)
Bupati Salwa Arifin melepas calon jamaah haji Bondowoso bersama dengan masyaikh dan beberapa pejabat terkait (photo: isma/BondowosTIMES)

Sebanyak 583 calon jamaah haji kloter 51 dan 52 Bondowoso diberangkatkan ke Bandara Juanda pagi ini, Senin (22/07/2019) melalui beberapa titik di Kabupaten Bondowoso.

Beberapa titik pemberangkatan diantaranya di Kecamatan Cerme, Maesan, Tamanan dan Wonosari, Alun - Alun Bondowoso dengan jumlah total 14 Bus.  

Menurut informasi yg diterima BondowosoTIMES.com, terdapat 5 orang calon jamaah haji Bondowoso yang harus ditunda keberangkatannya karena masalah kesehatan, yang kemudian akan diberangkatkan tahun depan.

H. Saiful Badri, Kasi Penyelengaaraan Haji dan Umroh Kemenag Bondowoso menjelaskan bahwa setiap kloter terdapat tujuh petugas yang terdiri dari satu orang ketua kloter, satu orang pembimbing haji, satu dokter, dua perawat medis, satu orang TKHD (Tenaga Kesehatan Haji Daerah) dengan spesifikasi dokter spesialis penyakit dalam, dan satu orang TPHD (Tim Pemandu Haji Daerah).

"Saya berpesan kepada seluruh calon jamaah haji Bondowoso agar senantiasa menjaga stamina dan kesehatan dan segera beradaptasi dengan kondisi dan cuaca di tanah suci Mekkah dengan cara banyak mengonsumsi air zam - zam mengingat temperatur sangat ekstrem, mencapai 42°C di siang hari dan 38°C di malam hari," imbuhnya.

Terkait masalah kesehatan Calon Jamaah Haji (CJH), Bupati Salwa Arifin meminta semua elemen petugas haji agar sigap menangani setiap masalah yang dihadapi CJH selama menjalankan ibadah haji.

"Saya minta kepada petugas jangan sampai masalah - masalah jamaah tidak tertangani selama menjalankan ibadah haji," tegasnya.

Ia menghimbau agar CJH menjaga kesahatan, pola makan dan minum, menjaga pergaulan, saling tolong menolong, dan melaksanakan rangkaian ibadah haji dengan khusuk sesuai dengan yg diajarkan selama manasik haji, mengingat kondisi di tanah suci, Makkah dan Madinah, tidak sama dengan di Bondowoso.