Ilustrasi, net
Ilustrasi, net

Seorang ibu rumah tangga yang diketahui bernama Sunariyatin (44) warga RT 3 RW 1 Desa Wonorejo Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung melapor ke polisi. 

Laporan tentang dugaan pencurian itu dilayangkan ke polisi lantaran anaknya yang masih duduk di sekolah dasar kehilangan sebuah handphone di sekolahnya. 

"Laporan dugaan pencurian dengan TKP di sekolah dasar SD Negeri Wonorejo 1 Kecamatan Sumbergempol," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubaghumas AKP Sumaji, Sabtu (20/07) siang.

Waktu Kejadian sendiri sudah hampir satu minggu berlalu atau tepatnya pada Senin (15/07) jam 10.30 WIB. 

Setelah di cari tak kunjung ketemu, pada Jumat (19/07) kemarin Sunariyatin melapor ke polisi.

"Yang hilang sesuai laporan adalah handphone merk OPPO F11 Pro warna hijau aurora," jelasnya.

Awal mula kejadian menurut Sumaji, anak sekira pukul 06.30 WIB anak Sunariyatin yang bernama NK (initial) mendapat telepon dari ayahnya yang berada di Malaysia dan setelah selesai telephon tanpa memberitahu ibunya handphone tersebut langsung di bawa anaknya pergi ke sekolah di SDN 1 Wonorejo.

"Sesampai di sekolah anak pelapor langsung bilang kepada temannya kalau handphonenya baru," ungkap Sumaji.

Kemudian, sekira pukul 09.00 WIB waktu istirahat anak Sunariyatin masih melihat handphonenya di dalam tasnya. Kemudian sekira pukul 10.30 WIB ketika akan pulang sekolah NK melihat handphone yang ada di dalam tas sudah tidak ada.

"Lalu anak pelapor ini berusaha mencari, namun tetap tidak menemukan handphone miliknya," tandasnya.

Selanjutnya atas kejadian tersebut Sunariyatin melaporkan ke Polres Tulungagung guna proses hukum lebih lanjut. 

"Karena kehilangan di sekolah dan belum jelas siapa pelakunya, maka kita terima laporan dan masih melakukan penyelidikan," tegas Sumaji.

Tafsir kerugian yang dialami Sunariyatin sesuai dengan pengakuan di polisi adalah Rp 4.500.000,-.