Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Satu orang terduga oknum calo yang sedang menawarkan seleksi masuk mandiri melalui jalur belakang atau orang dalam tertangkap oleh scurity Universitas Brawijaya (UB) (15/7/2019). Oknum tersebut kemudian diserahkan kepada pihak Polres Malang Kota. Namun saat ini, oknum terduga calo mahasiswa tersebut sudah dilepaskan oleh pihak kepolisian.

Pelepasan terduga oknum calo seleksi masuk mandiri melalui jalur belakang atau orang dalam tersebut memang diakui oleh Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna.

Pasalnya, setelah dilakukan pemeriksaan 1x24 jam, memang belum memenuhi unsur pidana. Oknum tersebut mengaku hanya disuruh oleh seseorang warga Surabaya bernama Heri. Dari situ ia mendapatkan upah sebesar Rp 300 ribu, yang akan diberikan setelah ada orang yang menghubungi nomor yang tertera dalam amplop tersebut.

Dan hingga saat ini, pihaknya juga belum menerima laporan mengenai hal tersebut. 
Meskipun begitu, pihak kepolisian akan terus menyelidiki dan mengembangkan kasus tersebut. Jika memang mengetahui informasi mengenai praktik calo, pihaknya berharap agar menginformasikan dan melaporkan kepada pihak kepolisian, untuk ditindaklanjuti.

"Penyerahan dari scurity UB satu orang kemudian dilakukan pemeriksaan dan pendataan. Tapi unsur pidananya belum masuk karena percobaan penipuan dan yang bersangkutan hanya menyebarkan saja," bebernya (17/7/2019).

Sebelumnya, dalam keterangan konfresnsi pers di UB, Ketua Tim Advokasi Hukum UB Prija Djatmika, menyayangkan adanya pelepasan terduga oknum calo. Menurutnya, oknum terduga calo tersebut sudah bisa untuk diproses lebih lanjut.

Pihak kepolisian justru bisa menjadikan hal ini sebagai pintu masuk untuk mengungkap jaringan dari oknum terduga calo tersebut. Pasalnya, dalam aksi tersebut, bukanlah yang pertama kalinya.

Tindakan yang dilakukan oknum tersebut, sudah memenuhi unsur untuk dijerat pasal 378 KUHP juncto pasal 53 KUHP juncto pasal 88 KUHP Permufakatan Jahat untuk Melakukan tindak pidana penipuan.

"Ini kan permufakatan jahat karena pelakunya menurut pengakuan kemarin kan 10 orang. Dari situ diantar ke Surabaya, kumpulnya di mana, itu bisa ditangkap semua. Dan semua bisa kena pasal 378 KUHP jo 53 jo 88 KUHP," terangnya.

Karenanya, pihak UB sendiri, dikabarkan akan segera melaporkan permasalahan mengenai calo mahasiswa tersebut ke Polres Malang Kota.