Ilustrasi perampokan (pontas.id)

Ilustrasi perampokan (pontas.id)



Tukiman (44), warga Desa Panjer, Kecamatan Turen, harus bernasib apes. 

Sebab, ia harus menjadi korban perampokan di Jalan Raya Gadang pada Jumat (12/7/2019), sekitar pukul 03.00 WIB. 

Bahkan sebelum dirampok, ia sempat diculik dan dan disekap dan akhirnya dibuang dikawasan Kromengan.

Kejadian tersebut bermula, ketika korban yang berprofesi sebagai sopir truk, sedang berhenti di kawasan Jalan Raya Gadang yang memang sepi ketika malam hari. Saat itu korban berniat untuk buang air kecil.

Namun setelah korban keluar, korban tiba-tiba saja dibekap oleh dua orang yang kemudian memborgol kedua tangan korban.

Selanjutnya korban lantas dibawa pelaku masuk ke dalam mobil dengan mulut dan mata dilakban.

Dan di dalam mobil, korban sempat dianiaya oleh para pelaku.

Setelah itu, korban oleh para pelaku lantas diajak berkeliling dan selanjutnya dibuang dikawasan persawahan, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan. 

Sementara, truk korban bernopol N-9904-UE yang bermuatan pakan ternak dibawa kabur oleh pelaku.

Dan setelah dibuang oleh warga, korban tak lama langsung ditemukan warga sekitar yang langsung membawanya ke klinik kesehatan. 

Setalah itu, beberapa warga kemudian melapor ke pihak Kepolisian setempat.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna membenarkan tentang adanya kejadian perampokan di kawasan Gadang yang korbannya dibuang di kawasan Kromengan tersebut. 

Mengenai kasus tersebut, ia menjelaskan, jika saat ini penyelidikan masih terus dilakukan.

"Untuk korban atau pengemudi memang sudah ditemukan. Saat ini petugas masih berupaya untuk mencari unit kendaraan korban yang dibawa pelaku. Kalau sudah dapat unit dan muatannya, akan segera dirilis," pungkasnya (16/7/2019).

 


End of content

No more pages to load