Kedua tersangka saat digelandang petugas di Mapolres Kediri. (eko Arif s /JatimTimes)
Kedua tersangka saat digelandang petugas di Mapolres Kediri. (eko Arif s /JatimTimes)

Dua dari empat begal yang  beroperasi dijalanan lintas provinsi berhasil dilumpuhkan dengan timah panas oleh Satreskrim Polres Kediri. 

Dua identitas pelaku yakni Sofyan (45) warga Desa Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan dan Ahmad Junaidi (42) warga Desa Karangayu Kecamatan Cepiring Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Dalam setiap aksinya para pelaku tidak segan segan melukai para korbannya. 

Terakhir kali, mereka beraksi di wilayah jalan Imam Bonjol desa Gedang Sewu Kecamatan Pare Kapaten Kediri. 

Kapolres Kediri AKBP Ronie Faisal dalam keteranganya mengatakan, selain melancarkan aksinya di wilayah Kediri, sebelumnya tersangka pernah juga melakukan modus yang sama di wilayah Pulau Jawa antara lain Bogor, Semarang, Ngawi dan Kediri. 

"Sebenarnya modusnya lama, jadi bersangkutan naik mobil berempat terus memperfeling, seseorang dijadikan target kemudian pura pura kenal. Korban ini naik motor dihentikan ditarik masuk ke dalam mobil. Setelah di dalam barulah di eksekusi disitu. Ada yang perannya mencekik, ada perannya menarik ke dalam dan ada juga yang melakukan di situ berupaya agar korbannya tidak melawan," terangnya.

Ditambahkan Kapolres, petugas sengaja melumpuhkan kedua pelaku dengan timah panas lantaran mereka melakukan perlawanan saat diamankan.  

"Kedua pelaku saat diamankan melakukan perlawanan. Keduanya kita amankan di salah satu hotel di Kediri, "tutur Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton, saat menggelar press rilis Senin (15/7/19).  

Dari aksi kejahatan yang dilakukan oleh para tersangka polisi menyita barang bukti berupa satu buah handphone, tiga buah kemeja, satu potong kaos warna hitam, satu potong celana jeans dan satu buah hp smartphone. 

Uang hasil kejahatan senilai Rp 40 juta, kemudian dibagikan, dimana setiap orang mendapat jatah pemberian uang sebesar Rp 6,5 juta. Sisanya dipergunakan untuk biaya operasional

Kawanan begal ini sudah melakukan aksinya di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

Saat ini pihak Satreskrim Polres Kediri mengejar dua pelaku lainnya yang berinisial S dan M.

"Kedua pelaku yang sudah kita amankan dan saat ini masih kita mintai keterangan. Sedangkan dua pelaku lainnya masih kita kejar, " tandasnya.