Wali Kota Malang Sutiaji (tengah kenakan kopiah) saat hadir dalam kegiatan halal bihalal PDM Kota Malang di Gor Ken Arok (Istimewa).

Wali Kota Malang Sutiaji (tengah kenakan kopiah) saat hadir dalam kegiatan halal bihalal PDM Kota Malang di Gor Ken Arok (Istimewa).



Wali Kota Malang Sutiaji berpendapat, perkembangan dan kemajuan teknologi akan sangat berbahaya tanpa adanya pondasi moral.

Itu sebabnya, dia berpesan agar perkembangan teknologi selalu disongsong dengan baik dan diiringi pembelajaran moral.

Pria berkacamata itu menyampaikan, era 4.0 dan kemajuan teknologi menjadi keniscayaan. 

Namun akar ketauhidan dan kualitas moral harus terus dikedepankan. 

Jika tidak, maka bangsa akan dihadapkan pada ancaman besar berkaitan dengan arus informasi yang semakin deras.

"Seiring kemajuan teknologi informasi, radikalisme dan sosialis komunis harus tetap diwaspadai," katanya saat hadir dalam kegiatan halal bihalal PD Muhammadiyah Kota Malang di Gor Ken Arok, Minggu (14/7/2019).

Dalam kesempatan itu, Sutiaji berharap agar seluruh elemen masyarakat turut berperan aktif menyongsong era keterbukaan informasi dengan cara yang bijaksana. 

Salah satunya melalui pendidikan yang dinilai mampu memberi dampak positif dalam pertumbuhan teknologi.

"Pengabdian di bidang pendidikan dan kesehatan menjadi kekuatan besar Muhammadiyah, dan saya harap kekuatan itu bisa ditransformasikan secara luas," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PDM (Pengurus Daerah Muhammadiyah) Kota Malang, Abdul Haris, menambahkan, spirit Islam berkemajuan yang diusung Muhammadiyah sangat sejalan dan akan bergerak secara harmonis dengan visi Kota Malang Bermartabat. 

Di mana salah satu upayanya adalah meminimalisir dampak negatif kemajuan teknologi.

"Tantangan yang kita hadapi saat ini adalah dampak negatif kemajuan teknologi. Khususnya terkait dengan sosial media yang semakin ke sini, banyak dipenuhi dengan ujaran kebencian," terangnya.


End of content

No more pages to load