Para dosen Psikologi UIN Malang mengikuti workshop Penyusunan Standar Mutu Akademik Fakultas Psikologi. (Foto: Humas)

Para dosen Psikologi UIN Malang mengikuti workshop Penyusunan Standar Mutu Akademik Fakultas Psikologi. (Foto: Humas)



Peningkatan mutu terus dilakukan oleh semua fakultas di Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang). Salah satunya Fakultas Psikologi.

Serasa tidak ingin menunda target perubahan dan perbaikan standar mutu dalam akademiknya, Fakultas Psikologi berusaha cepat tanggap. Salah satunya melalui workshop Penyusunan Standar Mutu Akademik yang diselenggarakan di SAMARA Hotel dan Resort, Batu selama 3 hari belum lama ini.

Untuk memaksimalkan output workshop, Fakultas Psikologi mendatangkan pendamping standar mutu dari Unit Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Malang Drs Muh Yunus dan Dr Abdul Malik Karim Amrullah.

Dalam pemaparannya, Yunus menjelaskan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang harus dipahami peserta. Secara spesifik, ia menjabarkan penetapan standar yang ada di manajemen SPMI.

Menurut Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu ini, penyusunan standar yang baik ada dua versi, yakni sesuai standar internasional AUN-QA dan standar di Kemenristekdikti.

Jika, lanjutnya, penyusunannya sesuai standar AUN-QA maka harus memenuhi tiga syarat. Yakni harus ada verb (kata kerja), objek, dan konteks.

"Jika sesuai ketetapan Kemenristek Dikti, maka ada rumus ABCD. A ialah audience sebagai pelaku. B ialah behavior sebagai perilaku. Selanjutnya C ialah competence (kompetensi) dan D ialah degree (level)," jelasnya.

Menurut Yunus, paling tidak menurut ilmu pendidikan, AB sudah cukup.

“Ada pelakunya misalnya dosen membuat RPS. Itu sudah bisa diukur,” ungkapnya dalam acara yang dihadiri oleh jajaran pimpinan dan para dosen Fakultas Psikologi tersebut .

Di akhir pemaparan, Yunus berharap hal yang telah disampaikannya bisa menjadi stimulan agar di pertemuan tersebut dapat diperoleh capaian hasil penyusunan standar mutu yang disepakati.

“Semoga selesai acara ini, kita bisa mendapatkan modul standar mutu akademik yang baik,” harapnya. 

Wakil Dekan Bagian Akademik Fakultas Psikologi Dr Ali Ridho turut menyatakan workshop ini adalah bentuk komitmen Fakultas Psikologi dalam bekerja dan terus meningkatkan kualitasnya.

“Ini menunjukkan komitmen kita yang kuat untuk bekerja,” tuturnya.

Menurut Ali, sudah ada tahapan yang terlihat pasca diskusi saat workshop tiga hari tersebut. Hal ini tentu berkat kerjasama peserta yang merupakan dosen Fakultas Psikologi. Serta, berkat pantauan langsung tim ahli standar mutu dari Lembaga Penjamin Mutu UIN Malang.

Agar semakin memperkuat penguatan dalam meningkatkan mutu di Fakultas Psikologi, Ali juga ingin agar nantinya ada tahap lanjutan sebagai follow-up kegiatan.

“Standar yang telah kita susun dan sepakati bersama akan dilakukan semacam kick off,” tukasnya.

 

 


End of content

No more pages to load