Ilustrasi.(Foto : Pedoman Bengkulu)

Ilustrasi.(Foto : Pedoman Bengkulu)


Editor

Heryanto


Tensi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 sudah mulai terasa di Kabupaten Blitar, dengan beberapa partai politik mulai ancang-ancang. Salah satunya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah melakukan pendekatan ke partai lain.

Ketua DPC PKB Kabupaten Blitar, Abdul Munib mengatakan, kalau PKB yang mendapatkan 9 kursi dari total 50 kursi DPRD, belum cukup untuk mengusung calon sendiri maju di pilkada. Diakibatkan kurang satu kursi lagi.

Maka perlu berkoalisi dengan partai lain, salah satunya dengan partai pemenang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Untuk nantinya bersama-sama mengusung calon bupati dan wakil bupati.

“Meskipun belum cukup mengusung calon sendiri, sebagai partai pemenang kedua di Kabupaten Blitar, PKB tentu sudah melakukan upaya penjajakan koalisi. Sementara yang kita dahulukan dengan PDIP,” ujar Abdul Munib.

Sedang nama yang mungkin diusung nantinya, Munib masih belum bisa mengatakan, sebab yang namanya politik bisa saja berkembang. Atau bahkan bisa jadi saja nantinya PKB malah maju sendiri dengan mengusung calon sendiri dengan partai yang perolehan suaranya dibawah PKB.

“Tentu dalam proses tentu ada perkembangan-perkembangan bagaimana akhirnya, maka PKB akan berkoordinasi dengan para kiai Nahdatul Ulama,” pungkasnya.(*)


End of content

No more pages to load