Menko PMK RI Puan Maharani  (kanan) saat menyematkan pin kepada Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko di halaman Kantor Gubernur  Provinsi Kalimantan Selatan.
Menko PMK RI Puan Maharani (kanan) saat menyematkan pin kepada Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko di halaman Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan.

Kota Batu kembali meraih  prestasi membanggakan. Terbaru, Kota Batu menyabet penghargaan Manggala Karya Kencana Pembangunan di bidang kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) tahun 2019.

Penghargaan itu langsung diterima Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Kota Batu dinilai menonjol berkomitmen menggerakkan program KKBPK untuk mewujudkan norma keluarga kecil bahagia sejahtera (NKKBS).

Dewanti menerima tanda kehormatan yang secara langsung disematkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK RI) Puan Maharani. Perhargaan itu diterima dalam Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXVI  Tahun 2019 di halaman Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan.

Dewanti mengatakan, penghargaan ini diberikan pemerintah pusat melalui BKKBN kepada sosok yang dinilai memiliki dedikasi tinggi terhadap program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga dalam mewujudkan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera.

“Tentunya ini merupakan sebuah prestasi yang membanggakan untuk Kota Batu. Beberapa tahun ini Kota Batu terus memberikan prestasinya,” ungkap Dewanti.

Ia menambakan, prestasi ini juga sebagai dedikasi tinggi terhadap program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga khususnya dalam bidang KKBPK di Kota Batu.

Selain itu, penghargaan ini diberikan untuk mengapresiasi para individu, keluarga, tokoh masyarakat, mitra kerja, maupun kepala daerah yang telah menunjukkan komitmen dan dukungan serta berjasa dalam program KKBPK.

Dengan diberikannya penghargaan ini, bukan berarti pekerjaan sudah selesai. “Justru dengan prestasi ini, tanggung jawabnya semakin besar dan pemicu semangat untuk terus memberikan dukungan terhadap program kependudukan, keluarga berencana,” tandas dewanti.