Mahasiswa UIN Malang mengikuti pembekalan KKM. (Foto: Humas)

Mahasiswa UIN Malang mengikuti pembekalan KKM. (Foto: Humas)



Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) memenuhi Aula Fakultas Humaniora, Selasa (2/7). Mereka diberi Pembekalan Kuliah Kerja Masyarakat (KKM) UIN Mengabdi Tahap II.

Pengabdian mahasiswa UIN Malang kepada masyarakat adalah kegiatan sivitas akademika UIN Malang yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pembukaan Pembekalan KKM UIN Mengabdi Tahap II dipenuhi dengan sambutan sekaligus pesan dari aparat kampus. Salah satu sambutan yang mengundang perhatian datang dari Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Dr Hj Tutik Hamidah MAg. 

Tutik berharap mahasiswa dapat mengerti kaidah-kaidah dalam masyarakat. Tepatnya yakni tentang komunikasi dengan tokoh-tokoh masyarakat yang baik. Hal tersebut dianggap penting karena menurut Tutik, komunikasi yang baik akan membentuk kerjasama yang baik pula.

“Supaya (masyarakat berpikir), ini sopan santunnya anak UIN! Begitu datang, tidak langsung mau menggurui, tapi menyapa dengan silaturahmi dengan aparat desa dan tokoh-tokoh masyarakat. Nah, ini yang nanti perlu dikoordinasikan dengan Dosen Pembimbing Lapangan,” jelas Tutik.

Dalam sambutannya, Tutik menyampaikan bahwasanya KKM adalah realisasi poin ketiga Tri Darma Universitas, yakni pengabdian masyarakat. Oleh sebab itu, KKM menjadi agenda terpenting yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa sebelum wisuda.

Pengalaman melaksanakan KKM dapat menjadi ajang mahasiswa melatih kepekaan melihat problematika riil sehari-hari, berkolaborasi dengan berbagai kalangan dari berbagai disiplin ilmu, beradaptasi dengan lingkungan baru dan menempatkan diri dalam pergaulan dalam masyarakat.

Tak hanya itu, dalam pembekalan ini, LP2M juga merangkai sesi pembekalan tentang Metode ABCD, yakni metode pengembangan masyarakat.

Sesi ini akan dilaksanakan pada Rabu (2/7) dengan menghadirkan tokoh ahli. Dengan bekal tersebut, mahasiswa KKM diharapkan dapat memanfaatkan ilmu di kampus untuk masyarakat.

Di akhir sambutannya, Tutik kembali berpesan mengenai koordinasi antar mahasiswa.

“Fokuslah pada pengabdian masyarakat. Bekerjasamalah antar anggota kelompok. Insya Allah sukses,” pungkasnya.

KKM UIN Mengabdi akan dilaksanakan pada tanggal 8 Juli-5 Agustus 2019 dan diikuti oleh 285 mahasiswa yang akan dibagi menjadi 19 kelompok. Program ini juga melibatkan 19 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan 1 dosen pengawas kecamatan. Adapun lokasi KKM akan terpusat di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.


End of content

No more pages to load