Ilustrasi, net

Ilustrasi, net



Seorang pria yang merupakan pengusaha kubah masjid dan diketahui bernama Yoyok Bangun Prayogi (50), warga Perum Citra Damai, Desa Tiudan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, melaporkan karyawannya ke polisi. 

Karyawan yang dilaporkan tersebut bernama Agus Iran (24), warga Desa  Sukowiyono, Kecamatan Karangrejo. Gara-garanya, Iran lmelakukan pidana penggelapan barang. 

"Kejadian  diketahui sekitar bulan Mei 2019 dan dilaporkan pada hari Minggu 30 Juni 2019 pukul 20.00 WIB," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubag Humas AKP Sumaji, Senin (01/07).

Tempat kejadian, menurut laporan yang disampaikan Yoyok, berada di bengkel  Desa Karangrejo. Awal mula kejadian, Iran merupakan karyawan Yoyok yang keseharianya bekerja membuat kubah masjid di bengkel.

"Sekitar Mei 2019, saat korban mau kirim kubah, ternyata belum selesai karena bahannya kurang. Setelah itu korban mengecek dan menanyakan kepada terlapor yang seharusnya bahan kubah sudah jadi. Namun terlapor menjawab bahwa bahannya masih kurang," kata Sumaji.

Setelah dicek oleh Yoyok, diketahui ternyata bahan kubah berupa plat eser ukuran 0,5 sebanyak 21 lembar dan galvalum 7  rol telah digunakan ataupun dijual oleh Iran.  "Mengalami kejadian tersebut, korban merasa dirugikan selanjutnya melaporkan ke Polres Tulungagung," ucap Sumaji.

Dengan bekal bukti tiga lembar nota pembelian, Yoyok melapor ke polisi dan menerangkan bahwa total kerugiannya sekitar lima belas juta delapan ratus tiga belas ribu rupiah.
 

 


End of content

No more pages to load