Petugas Kepolisian mengevakuasi korban dari lokasi kejadian

Petugas Kepolisian mengevakuasi korban dari lokasi kejadian



Andri Kuntoro, (19), warga Dusun Krajan, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon ditemukan tewas di area persawahan di Dusun Watugowok, Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Kamis (20/6/19). 

Dia diduga menjadi korban pembunuhan. Sebab di tubuhnya ditemukan sejumlah luka-luka. Saat ditemukan jenazahnya dalam sudah mulai membusuk. 

Korban ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB. Mayat korban ditemukan pemilik sawah dalam posisi tertelungkup. 

Temuan mayat ini kemudian disampaikan ke Polsek Songgon. Petugas Polsek Songgon kemudian mendatangi TKP. 

“Saat ini mayat korban kami evakuasi ke RSUD Blambangan untuk dilakukan otopsi,” kata Kapolsek Songgon, AKP Bakin.

Dari pemeriksaan awal, lanjut Bakin pada tubuh korban ditemukan luka-luka di bagian perut, wajah, dan lengan sebelah kiri. 

Di lokasi kejadian ditemukan bercak darah. Dia menegaskan saat ini dirinya masih melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi terkait peristiwa yang menimpa korban. 

“Kami masih melakukan penyelidikan terkait kejadian ini,” tegas mantan Kasubag Humas Polres Banyuwangi ini.

Dikonfirmasi terpisah Kepala Desa Sumberarum, Ali Nurfatoni menyatakan, dirinya mendapatkan informasi dari Kepolisian terkait penemuan mayat di wilayah Sragi. 

Dia mendapatkan informasi korban adalah warga Desa Sumberarum. 

Setelah dicek bersama keluarga ternyata benar mayat tersebut adalah Andri Kuntoro.

Pria yang dipanggil Toni ini menyebut, korban sudah dua hari tidak pulang. 

Sebelumnya, korban pamit melihat pertunjukan kesenian janger di wilayah tersebut. 

Sejak saat itu, korban tidak pernah kembali. Ayah korban bersama keluarganya sempat mencari keberadaan Andri namun tidak berhasil.

“Besoknya, ditemukan sepeda motor korban di tepi jalan raya,” jelas mantan jurnalis ini.

Sementara itu, menurut Sepupu korban, Samsul Arifin, Rabu (19/6/19) pagi  dirinya mendapat informasi adik sepupunya terlibat tawuran pada malam sebelumnya. 

Informasi yang diterimanya, adiknya mengalami luka-luka akibat dalam tawuran itu. Sampai akhirnya pagi tadi ada kabar penemuan mayat.

Setelah melihat langsung ke TKP, dirinya yakin mayat tersebut adalah Andri Kuntoro, sepupunya. 

Keyakinan ini dikuatkan dari bajunya, jaket dan sepeda yang ditemukan. 

“Ciri-ciri badannya sudah betul-betul andri. Karena  dia sehari-hari tinggal dengan saya. Samsul Arifin, Sepupu korban,” tegasnya.


End of content

No more pages to load