Tim SAR menyisir lautan mencari korban tenggelam di Pantai Pangi.
Tim SAR menyisir lautan mencari korban tenggelam di Pantai Pangi.

Pencarian dua korban tenggelam di Pantai Pangi hingga hari ketujuh proses pencarian belum membuahkan hasil. Meski upaya pencarian diperluas hingga ke Pantai Serang dan Pantai Sine, tim gabunfan dari TNI, Polri, BPBD dan tim SAR belum juga menemukan jasad korban.

Koordinator Pos SAR Trenggalek Brian Gautama mengatakan, hingga hari ketujuh, pencarian belum membuahkan hasil. Tim gabungan juga tidak menemukan tanda-tanda keberadaan kedua korban tenggelam.

Menurut dia, pencarian pada hari ketujuh merupakan pencarian hari terakhir. Jika kedua korban belum ditemukan hingga batas pencarian pada pukul 17.00 WIB, maka tim gabungan akan menghentikan upaya pencarian. 

"Sesuai standar operasional prosedur (SOP) pencarian maksimal dilakukan selama tujuh hari. Hari ini merupakan hari terakhir. Jadi jika hingga pukul 17.00 belum membuahkan hasil maka pencarian akan kami hentikan," ungkap Brian Gautama, Senin (17/6/2019).

Meski pencarian dihentikan, pihaknya akan  berkoordinasi dengan petugas di sepanjang pantai selatan mulai dari Tulungagung sampai Malang selatan untuk tetap melakukan pemantauan. "Di samping itu, pihak keluarga juga sudah mengikhlaskan kejadian tersebut. Namun kami tetap akan berkoordinasi dengan petugas untuk tetap melakukan pemantauan," sambungnya.

Sebelumnya dua orang dilaporkan hilang dalam kecelakaan laut di Pantai Pangi, Selasa (11/6/2019).Korban adalah anggota rombongan wisatawan dari Desa Ngoro, Jombang yang terdiri dari 18 orang.

Berdasarkan keterangan korban selamat, rombongan berangkat dari Kabupaten Jombang Senin (10/6/2019) malam menggunakan dua kendaraan roda empat. Mereka tiba di Pantai Pangi Selasa dini hari sekitar pukul  02.00 WIB.

Setelah beristirahat pada pukul 06.00 WIB, rombongan bangun pagi dan kemudian mandi di pantai. Ada 14 orang yang mandi di pantai. Sedangkan empat  orang lainya menunggu barang bawaan di tepi pantai.

Saat itu tiba-tiba datang ombak besar sehingga mengakibatkan satu orang anggota rombongan bernama Ubaidilah (19)  terseret ombak. Melihat kejadian itu, anggota rombongan yang lain,  di antaranya Indra Prasetya (21) dan  Eko Julianto (29), berusaha menolong korban. Namun besarnya ombak justru membuat dua orang yang berusaha menolong ini ikut terseret dan belum ditemukan hingga sekarang. Sementara Ubaidilah selamat meski mengalami trauma.