Ilustrasi pencairan gaji 13 ASN setelah THR dibayarkan (Ist)
Ilustrasi pencairan gaji 13 ASN setelah THR dibayarkan (Ist)

Kabar gembira bagi para aparatur sipil negara (ASN) setelah libur panjang hari raya idul Fitri.

Setelah mendapatkan tunjangan hari raya (THR), kini para ASN bersiap-siap lagi mendapat gaji ke-13 yang rencananya akan dicairkan pemerintah pusat pada bulan Juni 2019 ini.

Gaji ke-13 dengan alokasi anggaran sebesar Rp 20 triliun ini disediakan untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, dan Polri. 

Dengan komposisi besaran gaji ke-13 yang akan diterima ASN sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2019.

Dimana, dalam Pasal 3 ayat (1) PP 35/2019 dinyatakan gaji, pensiun, atau tunjangan ketiga belas bagi PNS, Prajurit TNI, Anggota POLRI, Pejabat Negara, dan Penerima Pensiun atau Tunjangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) diberikan sebesar penghasilan pada bulan Juni. 

Apabila terdapat perubahan penghasilan di bulan Juni 2019, maka sesuai Pasal 3 ayat (2), selisih kekurangan penghasilan ketigabelas akan tetap diberikan. 

"Dalam hal penghasilan pada bulan Juni sebagaimana dimaksud pada ayat (1) belum dibayarkan sebesar penghasilan yang seharusnya diterima karena berubahnya penghasilan, kepada yang bersangkutan tetap diberikan selisih kekurangan penghasilan ketiga belas."

Seperti diketahui, pasal tersebut dalam upaya mengakomodir adanya perubahan gaji yang diterima ASN tahun 2019. 

Dimana, di seluruh golongan mengalami kenaikan gaji. 

Kabar gembira bagi ASN ini pun dipertegas oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani yang mengatakan, proses pencairan gaji ke-13 akan dilakukan sesuai rencana, yaitu  di Juni 2019 ini.

"Diberikan di bulan itu sesuai dengan rencana. Dimana gaji ke-13 besarannya sesuai dengan penghasilan yang diterima setiap bulannya," kata Sri Mulyana kepada berbagai media.

Sri Mulyani juga menyampaikan, PNS bisa segera menerima gaji ke-13 jika dalam proses pencairannya tidak ada kendala dan sesuai dengan yang telah dijadwalkan.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan juga mengatakan hal senada. 

Bahwa pencairan gaji ke-13 PNS dilakukan pada bulan Juni sesuai dengan PP Nomor 35 Tahun 2019 tentang Pemberian Gaji, Pensiun, atau Tunjangan Ketiga Belas Kepada Pegawai Negeri Sipil, Prajurit Tentara Nasional, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pejabat Negara dan Penerima Pensiun atau Tunjangan.

"Iya, sesuai PP 35/2019, maka pemberian Gaji ke-13 akan dibayarkan pada bulan Juni 2019," ujar Ridwan seperti dilansir Liputan6.com, Kamis (13/06/2019).

Lantas berapakah gaji ke-13 untuk PNS di tahun 2019 dan telah disepakati proses pencairan di bulan Juni 2019 dari seluruh jenjang golongan yang ada. 

Berikut daftar gaji PNS yang telah mengalami kenaikan di tahun 2019. 

1. Gaji terendah PNS (golongan I/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp 1.560.800 (sebelumnya Rp 1.486.500).

2. Gaji tertinggi PNS (golongan IV/2 masa kerja lebih 30 tahun) menjadi Rp 5.901.200 (sebelumnya Rp 5.620.300).

3. Gaji PNS golongan II (II/a masa kerja 0 tahun), kini gaji Rp 2.022.200 (sebelumnya Rp 1.926.000), tertinggi (II/d masa kerja 33 tahun) menjadi Rp 3.820.000 (sebelumnya Rp 3.638.200)

4. Gaji PNS Golongan III (III/a masa kerja 0 tahun), kini gaji terendah menjadi Rp 2.579.400 (sebelumnya Rp 2.456.700), tertinggi (III/d masa kerja 32 tahun) menjadi Rp 4.797.000 (sebelumnya Rp 4.568.000)

5. Gaji PNS golongan IV terendah (IV/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp 3.044.300 (sebelumnya Rp 2.899.500), dan tertinggi (IV/e masa kerja 32 tahun) menjadi Rp 5.901.200 (sebelumnya Rp 5.620.300).