HM Nanang Kusminarno (sisi kanan) saat memberikan sertifikat secara simbolis kepada warga (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)

HM Nanang Kusminarno (sisi kanan) saat memberikan sertifikat secara simbolis kepada warga (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)



Disaat tidak semua kepala desa mau menjalankan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap  (PTSL) yang diamandemenkan oleh Pemerintah Pusat, Misi Sosok Kepala Desa Sruni Kecamatan Jenggawah HM. Nanang Kusminarno SH, layak di contoh oleh kades lainnya di Jember.

Kades yang akan habis masa berlakunya pada 20 Juni mendatang ini, di akhir masa jabatannya masih memberikan kenang-kenangan kepada warganya berupa sertifikat untuk 4400 bidang melalui program (PTSL).

“Memang tidak semua desa menjalankan program PTSL, kami mau menjalankan program ini. Karena ini amanat amandemen dan undang-undang dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, bagi saya pribadi, bisa memberikan pengabdian kepada masyarakat merupakan kebanggaan tersendiri,” ujar Nanang yang juga seorang pengacara ini kepada wartawan Kamis (13/6/2019) saat menggelar Halal bi Halal dan lepas pisah dengan perangkat di balai desa Sruni.

Nanang menjelaskan, bahwa di desanya ada lahan pekarangan dan tanah seluas 500 hektar lebih. 

Selama kepemimpinannya baru terselesaikan 4400 bidang tanah dari target yang ingin diselesaikan sebanyak 6000 lebih bidang tanah.

“Dari sisa tanah yang belum tersertifikat, masyarakat tidak perlu khawatir. Karena semua sudah diukur di masa pemerintahan saya, meskipun nanti saya sudah tidak menjabat sebagai kepala desa,  masyarakat masih bisa mengurus sertifikatnya melalui PTSL,” ujar Nanang.

Nanang berjanji, jika pada pilkades mendatang dirinya diharapkan oleh masyarakat untuk menjabat kembali sebagai kades yang ke tiga kalinya, pihaknya akan melanjutkan beberapa program yang selama ini masih belum tuntas, termasuk program PTSL yang saat ini sudah berjalan.

“Yang jelas pada akhir 2019 nanti saya akan maju lagi untuk mencalonkan diri sebagai kades. Karena beberapa tokoh masyarakat sudah mendatangi saya untuk tetap melayani masyarakat, dan semua ini saya kembalikan kepada masyarakat. Kalau misal nanti masih diberi amanat, tentu saya akan memberikan yang terbaik lagi dan meneruskan program-program yang belum tuntas,” pungkas Nanang. (*)


End of content

No more pages to load