Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto, sedang bertakziah di rumah Bagus Adi Saputro

Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto, sedang bertakziah di rumah Bagus Adi Saputro



Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto, datang ke Banyuwangi, Kamis (13/6/19).

Dia ke kota Gandrung untuk takziah atas meninggalnya H. Slamet Suhaini, ayah dari Kasie Intelijen Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Bagus Nurjakfar Adi Saputro. H. Slamet Suhaini meninggal dunia pada 9 Juni 2019 lalu.

Dadang Wigiarto tiba sekitar pukul 11.30 WIB. Dia bersama rombongan langsung menuju rumah duka di Jl. Letnan Sanyoto, Kelurahan Tukangkayu, Banyuwangi. 

Dadang kemudian berbincang-bincang dengan Bagus selama beberapa menit. Bupati Dadang melakukan takziah selama kurang lebih 45 menit.

Orang nomor satu di Situbondo ini mengatakan, dirinya dengan almarhum sudah kenal cukup lama. 

Setelah cukup lama tidak ketemu dirinya mulai sering komunikasi kembali setelah Bagus Nurjakfar Adisaputo menjadi Kasi Pidum di Situbondo. “Tahunya kalau punya putra Pak bagus waktu di Situbondo,” katanya.

Dia menyebut, almarhum sangat baik dengan  teman, bahkan mengakui sebagai bagian dari keluarga. 

Kenangan paling mendalam menurutnya almarhum itu sangat humoris, ringan tangan dalam membantu teman. 

“Dan almarhum oleh Tuhan diberi kelebihan mempunyai sisi nyepuhi,” ungkapnya.

Sementara, lanjutnya, Bagus sendiri juga memiliki peran penting bagi pemerintahan Situbondo. 

Menurutnya, Bagus banyak memberikan bantuan di bidang pengembangan IT. Bagus merupakan tim ahli dalam Persiapan smart city di Situbondo.

Atas peran Bagus, menurut Dadang, hari ini Situbondo mempunyai sistem pemerintahan berbasis elektronik yang menurut saya sudah meletakkan dasar yang sangat fundamental untuk perkembangan masa depan pemerintahan Situbondo. 

“Saya rasa jerih payah pak Bagus yang ada di dalamnya patut kita hargai sebagai kenang-kenangan yang abadi, walaupun teknologi terus berkembang,” pungkasnya.


End of content

No more pages to load