Balon udara hasil sitaan dimusnahkan

Balon udara hasil sitaan dimusnahkan



Polres Trenggalek musnahkan puluhan balon udara hasil sitaan Operasi Ketupat Semeru 2019. 

Sebanyak 21 balon udara siap terbang ini dimusnahkan Polres Trenggalek dengan cara dibakar, Kamis (13/06/19).

Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo S menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya pencegahan dampak buruk balon udara.

"Pemusnahan balon udara ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah dampak yang ditimbulkan. Seperti kebakaran, jaringan listrik serta bahaya terhadap dunia penerbangan," ungkapnya.

Puluhan balon udara yang berhasil disita mayoritas berasal dari wilayah Trenggalek, namun ada juga yang berasal dari wilayah Kabupaten tetangga. 

Rata-rata balon udara ini memiliki diameter yang cukup besar dan menggunakan media api.

"Semua balon udara yang disita dan dimusnahkan ini merupakan hasil Operasi Ketupat Semeru 2019. Cara pemusnahannya semua kita bakar," terang Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S.

Masih menurut Didit, jika dibanding tahun sebelumnya jauh lebih berkurang. Tahun kemarin sebanyak 40 lebih dan tahun ini hanya 21 balon udara yang disita. Artinya kesadaran masyarakat akan bahaya yang ditimbulkan balon udara mulai meningkat.

"Yang jelas menerbangkan balon udara sangat berbahaya, jika jatuh kerumah penduduk, lahan pertanian, hutan dan listrik. Belum lagi jika balon yang berukuran besar bisa mencapai ketinggian dan dapat membahayakan pesawat yang melintas," tegasnya.

Ditambahkan Didit, balon udara yang diamankan petugas ada sebagian balon yang lengkapi dengan petasan. Dan jika masih ada warga yang nekat menerbangkan balon udara, akan kita tindak sesuai undang- undang yang berlaku.


End of content

No more pages to load