Posisi mobil yang menabrak pagar dan papan nama Desa Kedayunan.

Posisi mobil yang menabrak pagar dan papan nama Desa Kedayunan.



Sebuah mobil pikap menabrak pagar dan papan nama Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Rabu (29/5/19) siang. Mobil bak terbuka dengan nopol P 9462 VF ini menabrak pagar karena menghindari tabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan. Beruntung tidak ada korban dalam kejadian ini.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Mobil yang dikemudikan Marina Sybille, (24), warga Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi, ini berjalan dari arah utara menuju ke selatan.

Sebelum tiba di lokasi, ada kendaraan lain keluar dari sebuah bank yang berada di sebelah utara Balai Desa itu. “Ada mobil keluar dari BRI, karena saya posisi jalan 60 (60 km/jam). Nggak liat, terus ketutul (ketabrak),” kata Marina.

Setelah itu, mobil yang keluar dari bank tersebut terus maju. Sementara itu, Marina berusaha menghindari kendaraan yang datang dari arah berlawanan, Marina pun memutuskan membanting stir ke arah kiri. Saat itulah mobil yang dikemudikannya menabrak pagar dan papan nama Desa Kedayunan.

Marina mengaku saat itu dirinya baru saja pulang dari Banyuwangi bersama seorang nenek bernama Sriatun. Sedianya dirinya hendak pulang ke rumahnya. “Mungkin saya saja yang kurang fokus karena saya sambil ngobrol sama mbah,” ungkapnya.

Akibat tertabrak mobil tersebut, pagar dan papan nama Desa Kedayunan ambruk. Padahal antara jalan dan pagar terdapat drainase selebar kurang lebih satu meter. Meski demikian Marina dan Nenek Sriatun selamat tanpa sedikit pun luka pada tubuhnya.

Hanya, kata Marina, nenek Sriatun sempat shok saat mengalami kecelakaan tersebut. Maklum saja umurnya sudah tua. Kemungkinan Nenek Sriatun shock karena terjadi benturan. “Neneknya tidak apa-apa, tadi langsung dibawa ke Puskesmas, setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh tidak apa-apa,” ungkapnya.

Beberapa saat setelah kejadian, petugas dari Unit Kecelakaan Satlantas Polres Banyuwangi tiba di lokasi. Petugas langsung mendatangkan kendaraan derek untuk mengevakuasi kendaraan menabrak papan nama Desa itu. Kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian.


End of content

No more pages to load