Ribuan botol miras dimusnahkan di area parkir pelabuhan Ketapang

Ribuan botol miras dimusnahkan di area parkir pelabuhan Ketapang



Mengawali operasi Ketupat Semeru 2019, aparat Kepolisian melakukan pemusnahan minuman keras. Ada berbagai jenis dan merek minuman keras yang dimusnahkan. Seluruhnya merupakan hasil kegiatan operasi penyakit masyarakat yang digelar jajaran Kepolisian selama beberapa hari terakhir.

Pemusnahan dilakukan di area parkir Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Selasa ( 28/5/19). Kegiatan ini dilakukan setelah apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2019. Pemusnahan minuman keras ini diawali dengan pelemparan botol minuman keras oleh Forum Pimpinan Daerah dan tokoh agama. “Ini adalah hasil operasi pekat yang kita lakukan sebelum pelaksanaan operasi Ketupat Semeru 2019,” kata Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi.

Satu persatu minuman keras yang telah diletakkan diatas aspal dilindas dengan menggunakan kendaraan silinder yang sudah disiapkan. Kapolres dan Ketua MUI Banyuwangi M. Yamin bahkan turun langsung mengemudikan kendaraan silinder untuk menghancurkan botol-botol berisi minuman keras.

Minuman keras yang dimusnahkan meliputi 315 botol arak masing-masing berisi 1 liter. 289 bool tuak masing-masing berisi 1 liter dan 1.230 botol minuman pabrikan yang terdiri dari berbagai merek dan jenisnya. Total minuman keras yang dimusnahkan sebanyak 1.834 liter.

Taufik menambahkan, selama Operasi Pekat yang digelar selama beberapa hari terakhir, Polisi telah berhasil mengungkap sebanyak 524 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 613 tersangka. 524 kasus itu terdiri dari kasus premanisme minuman keras, pornografi, judi, dan terkait dengan penyakit masyarakat lainnya. “Paling dominan adalah kasus premanisme dan yang kedua adalah kasus miras,” tegasnya.

Pemusnahan minuman keras ini, lanjut Taufik, diharapkan dapat mencegah terjadinya peredaran dan penyalahgunaan minuman keras khususnya di wilayah Banyuwangi. Selain itu, dia berharap dengan kegiatan ini dapat menciptakan kondisi yang aman dan kondusif bagi masyarakat. “Kami berharap dengan kegiatan ini dapat tercipta situasi dan kondisi Kamtibmas yang aman, terkendali, dan kondusif  menjelang pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1440 Hijriyah,” pungkasnya.

Tag's Berita

End of content

No more pages to load