Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)



Panitia khusus (pansus) DPRD Kabupaten Blitar yang ditugaskan untuk menyelesaikan pembahasan empat rancangan peraturan daerah (ranperda) harus segera bekerja. Pasalnya, penyelesaian pembahasan empat ranperda tersebut ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan.

Empat ranperda tersebut adalah Ranperda tentang perubahan atas Perda Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pemerintahan Desa; Ranperda tentang Badan Pemusyawaratan Desa; Ranperda tentang Sistem Perencanaan, Penganggaran, dan Pengendalian Pembangunan Daerah; serta Ranperda tentang Sistem Penyediaan Air Minum Daerah. "Mudah-mudahan pembahasan tersebut kelar dalam waktu satu bulan," ungkap Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto.

Pihaknya menargetkan  waktu satu bulan. Sebab, dua dari empat ranperda tersebut bersifat urgen atau sangat dibutuhkan sebagai payung hukum. Yakni Ranperda tentang Pemerintahan Desa dan Ranperda tentang Badan Pemusyawaratan Desa (BPD). "Dua ranperda tersebut harus segera dijadikan peraturan daerah dan diterapkan," ucapnya.

Agar pembahasan empat ranperda tersebut bisa segera selesai, ketua DPRD minta agar pansus yang ditugaskan untuk segera mengerjakan secara maraton atau setiap hari. "Kalau bisa setiap hari terus dilakukan pembahasan," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Rijanto mengatakan, empat ranperda yang kini akan dibahas tersebut semuanya merupakan inisiatif dari eksekutif, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar. Sebelumnya, pada rapat paripurna, seluruh fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Blitar memberi masukan dan catatan terhadap empat perda tersebut. "Semua pandangan dari fraksi tersebut akan kami jadikan masukan dan saran agar empat ranperda tersebut bisa sempurna," pungkasnya.


End of content

No more pages to load