Wali Kota Malang Sutiaji (empat dari kanan) didampingi Ketua DPRD Kota Malang Bambang Heri Susanto (empat dari kiri) usia menerima opini WTP. (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji (empat dari kanan) didampingi Ketua DPRD Kota Malang Bambang Heri Susanto (empat dari kiri) usia menerima opini WTP. (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas LKPD (laporan keuangan pemerintah daerah) tahun anggaran 2018.

Kesuksesan mempertahankan opini WTP ini menjadi kado sekaligus wujud prestasi akuntabilitas kinerja pemerintah yang baik. Ini juga menjadi opini WTP kedelapan yang disebut sebagai salah satu prestasi dan wujud profesionalisme organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Malang.

Hal itu disampaikan Wali Kota Malang Sutiaji yang menyebut opini WTP  kedelapan ini merupakan hasil kerja profesional semua perangkat daerah dan bukti keseriusan serta konsekuen dalam menyusun laporan keuangan. Sehingga seluruh APBD dapat terserap dengan baik melalui kegiatan yang dilaksanakan.

"Yang menjadi catatan BPK tentu akan kami tindak lanjuti dan kami juga menyampaikan syukur serta terima kasih kepada masyarakat Kota Malang," kata pria berkacamata itu melalui keterangan tertulis yang diterima MalangTIMES, Jumat (24/5/2019).

Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Jatim Hari Purwaka menyampaiakan, dalam pemeriksaan atas LKPD tahun 2018 ini, masih ditemukan adanya kelemahan pengendalian dan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Namun permasalahan itu tidak memengaruhi kewajaran atas penyajian LKPD.

"Harapan BPK atas LKPD yang telah diperiksa oleh BPK dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan terutama terkait dengan penganggaran," ujarnya.

Wali Kota Malang Sutiaji dan Ketua DPRD Kota Malang Bambag Heri Susanto bersama-sama menandatangani dan menerima secara langsung laporan hasil pemeriksaan dari Kepala BPK Perwakilan Jatim Harry Purwaka.

Acara penyerahan LHP atas LKPD  di auditorium Kantor BPK Perwakilan Jawa Timur ini dihadiri oleh 8 kepala daerah, ketua DPRD, dan OPD kabupaten/kota di wilayah Jawa Timur.

Penyerahan tahap ke-5 penghargaan WTP hari ini dihadiri oleh Kabupaten Pacitan, Kabupaten Blitar, Kota Malang, Kabupaten  Lumajang, Kabupaten Gresik, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, dan Kabupaten Kediri.