Sejumlah miras beralkohol yang diamankan oleh Tim Cobra Polres Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Sejumlah miras beralkohol yang diamankan oleh Tim Cobra Polres Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Tim Cobra Polres Lumajang terus bergerak memberantas peredaran minuman keras yang dinilai berbahaya bagi penggunanya. Melalui operasi Pekat Semeru 2019, tim Cobra terus menyasar tempat-tempat penjualan miras illegal di Lumajang.

Dalam operasi yang dilakukan Selasa (14/5) sampai Rabu dini hari Polres Lumajang berhasil mengamankan 136 botol miras dari sebuah tempat penjualan miras di dusun Danurojo, desa Gondoruso kecamatan Pasirian Lumajang.

Selain mengamankan lebih dari 100 botol miras berbagai merk, Ahmad Rohim (36), warga setempat juga ikut diamankan ke Polres Lumajang untuk dimintai keterangan terkait dengan miras yang dimilikinya.

"Kita mengamankan 136 botol miras berbagai merk, dan pemiliknya juga kita amankan ke Polres Lumajang guna kita mintai keterangan," kata Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban.

Kata Kapolres yang juga inisiator terbentuknya Tim Cobra Polres Lumajang ini, minuman beralkohol hanya dapat diperdagangkan oleh pelaku usaha yang telah memiliki izin memperdagangkan minuman beralkohol sesuai dengan penggolongannya sesuai dengan Pasal 3 ayat (1) Perpres 74 tahun2013.

"Jika yang menjual tidak memiliki ijin untuk menjual minuman berlakohol itu, maka sudah bisa dikatakan melanggaran ketentuan yang berlaku untuk penjualan minum beralkohol," jelas Kapolres Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban S.IK juga mengatakan, miras sangat berbahaya bagi generasi muda. Akibat miras ini juga kriminalitas meningkat.

"Makanya peredaran miras harus ditekan karena bisa menyebabkan penggunanya tidak rasional berpikirnya. untuk itu, dalam operasi Pekat Semeru 2019 kali ini salah satu fokus saya adalah pemberantasan miras,” kata Kapolres Lumajang kemudian.

Sejumlah minuman beralkohol yang dijual oleh pelaku diantaranya,  Anggur Kolesom, Anggur Merah, Bir Merk Singaraja, Merk Guinness, Ice Land, Tomi Stanly dan Mansion House.