Ilustrasi (Foto : Jambiupdate.co)

Ilustrasi (Foto : Jambiupdate.co)



Pengerjaan proyek insfrastruktur yang tak kunjung dimulai, mendapat sorotan dari komisi III DPRD Kabupaten Blitar. Rencananya, dalam waktu dekat komisi yang membidangi pembangunan tersebut bakal minta capaian pembangunan insfrastruktur pada triwulan I.

Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Andi Widodo mengatakan, sebelumnya dewan pernah menanyakan terkait mulainya pengerjaan proyek insfrastruktur di Kabupaten Blitar ke eksekutif. “Informasinya, proyek insfrastruktur akan dimulai setelah pemilu,” ungkapnya.

Namun, hingga kini setelah Pemilu 2019, proyek insfrastruktur tak kunjung dikerjakan. Untuk itu, dalam waktu dekat, pihaknya akan memanggil eksekutif yang menjadi mitra kerja komisi III. Yakni dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) serta dinas perumahan dan permukiman. “Beberapa bulan lalu, eksekutif beralasan ada pemilu sehingga pengerjaan akan dumulai setelah pemilu. Tapi sekarang kok belum mulai. Untuk itu, kami akan menggelar rapat bersama mereka,” jlentrehnya.

Menurut dia, dari informasi yang diterima, kini pengerjaan proyek masih dalam tahap lelang dan survei ke lokasi pengerjaan proyek. Untuk itu, dalam rapat bersama eksekutif yang menjadi mitra kerjanya, DPRD akan meminta capaian akhir triwulan I dan awal triwulan II. “Yang jelas, organisasi perangkat daerah (OPD) memiliki target untuk penyerapan anggaran pembangunan. Kami akan selalu mengawasi dan mengingatkan kegiatan, apakah sudah sesuai atau belum,” jelasnya.

Pihaknya juga menyinggung terkait banyaknya jalan dan jembatan yang rusak. Namun, sampai sekarang kerusakan insfrastruktur tersebut tak kunjung diperbaiki. Seperti kerusakan jalan di Kelurahan Satriyan. “Kami akan menanyakan alasannya kenapa sejumlah proyek insfrastruktur dan perbaikannya kok tak segera dilakukan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Jalan Dinas PUPR Kabupaten Blitar Nanang Adi mengatakan, sejumlah proyek kini masih proses lelang. Sedangkan terkait perbaikan jalan, pihaknya akan menggunakan anggaran darurat dan dalam waktu dekat segera diperbaiki. “Sekarang baru dilakukan survei. Rencananya akan dilakukan perbaikan rutin dengan dana anggaran darurat,” pungkasnya.(*)


End of content

No more pages to load